Ganjar Pranowo Sebut Kematian Covid-19 di Jateng Didominasi Komorbid dan Belum Divaksin

Ganjar meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksin terutama yang beresiko tertular Covid-19.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 17 Februari 2022 | 23:33 WIB
Ganjar Pranowo Sebut Kematian Covid-19 di Jateng Didominasi Komorbid dan Belum Divaksin
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ke lokasi poryek air bersih di salah satu desa di Magelang. [Dok Pemprov Jateng]

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan saat ini kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah didominasi orang dengan komorbid dan belum vaksin.

Ganjar meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksin terutama yang beresiko tertular Covid-19.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Menko Marves secara virtual di rumah dinasnya, Kamis (17/2) petang. Berdasarkan data hingga 13 Februari, saat ini kematian akibat Covid-19 Jateng didominasi oleh pasien komorbid dan belum vaksin.

“Kasus-kasus kematian kita dari catatan yang diberikan pak Menko dan pak Menkes beberapa waktu yang lalu sama. Mereka komorbid dan belum divaksin,” kata Ganjar, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga:Ganjar Pranowo Laporkan Capaian Vaksinasi, Presiden Jokowi: Kasus di Jawa Tengah tidak akan Naik Terlalu Tinggi

Di sisi lain, Ganjar mengimbau pada masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan, terutama memakai masker saat beraktivitas. Ganjar juga meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.

“Sekarang kita lakukan kembali sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat, minimal terkait masker,” ujarnya.

Ganjar mengimbau pada masyarakat agar tidak melepas masker, terutama saat beraktivitas. Sehingga aktivitas dan kegiatan masyarakat bisa tetap berjalan, namun pengawasan protokol kesehatan dilakukan ketat.

“Kita dorong penggunaan masker jadi aktivitas mereka tetap boleh berjalan prokesnya kita atur dengan ketat sesuai aturan yang ditentukan dan kita meminta masyarakat untuk tidak melepas masker,” ujarnya.

Ganjar mengatakan saat ini beberapa daerah yang mengalami peningkatan kasus, mulai mengaktifkan tempat kembali isolasi terpusatnya. Di Kota Semarang misalnya, dari tiga isoter yang dimiliki Pemprov, baru satu yang dibuka dan mulai terisi.

Baca Juga:Blak-blakan soal Sosok yang Akan Diusung, Ketua DPP NasDem Sebut Tiga Nama Tokoh Populer

“Jadi sampai hari ini kita lakukan skenario seperti saat Delta itu, alhamdulillah beberapa rumah sakit umpama kemarin saya cek lapangan mereka yang dulu oksigennya sulit, sekarang mereka sedang menyiapkan tabung atau isotank baru persiapan untuk seandainya terjadi perubahan itu,” tandas Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak