Didesak AS untuk Keluarkan Rusia dari G20, Indonesia Tetap akan Undang Vladimir Putin?

Indonesia tetap menunjukan posisinya sebagai negara bebas aktif. Bahkan, tetap akan mengundang Presiden Vladimir Putin pada acara KTT G20 di Bali

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 25 Maret 2022 | 14:35 WIB
Didesak AS untuk Keluarkan Rusia dari G20, Indonesia Tetap akan Undang Vladimir Putin?
Presiden Rusia, Vladimir Putin . [Sergei Guneyev/Sputnik/AFP]

Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20 'tidak memihak'

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menegaskan bahwa Indonesia sebagai ketua G20 tahun ini tidak memihak, di tengah seruan agar Presiden Rusia Vladimir Putin tidak diundang dan agar Rusia dikeluarkan dari forum itu menyusul invasi ke Ukraina.

Namun dalam jumpa pers pada Kamis (24/03), Indonesia menegaskan sikap netral.

"Sebagai presidensi tentunya dan sesuai dengan presidensi-presidensi sebelumnya adalah mengundang semua anggota G20," kata Staf Khusus Menlu bidang Penguatan Program-program Prioritas Kemenlu dan Co-Sherpa G20 Indonesia, Dian Triansyah Djani.

Baca Juga:Joe Biden Desak Rusia Harus Dikeluarkan dari G20

Presiden Joko Widodo saat akan meninjau jalan Bypass Bandara International Lombok-Mandalika dan sarana-prasarana MotoGP Mandalika 2022 di Lombok, NTB, Kamis (13/1/2022). [ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo saat akan meninjau jalan Bypass Bandara International Lombok-Mandalika dan sarana-prasarana MotoGP Mandalika 2022 di Lombok, NTB, Kamis (13/1/2022). [ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden]

Ditambahkan, Indonesia dalam mengetuai berbagai konferensi suatu forum dan organisasi berpegang pada aturan yang berlaku, dan tidak terkecuali di G20.

"Oleh karena itu memang kewajiban untuk presiden G20 untuk mengundang semua anggotanya," katanya.

KTT20, lanjutnya, akan dipusatkan pada pemulihan ekonomi global yang menjadi prioritas penduduk dunia saat ini.

Penegasan ini dikeluarkan sesudah muncul konfirmasi bahwa Rusia telah menerima undangan dari Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20 di Bali November mendatang dan Presiden Vladimir Putin ingin menghadirinya, sebagaimana diungkap duta besar Rusia di Jakarta.

Indonesia diminta jangan sentuh konflik Rusia-Ukraina

Baca Juga:Bank Sentral Eropa Pertimbangkan Borong Obligasi Antisipasi Perang Ukraina Semakin Parah

Sikap pemerintah RI sejalan dengan pandangan para politikus di Indonesia, di antaranya Dave Laksono.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini