SuaraJawaTengah.id - Baru-baru ini Jagat media sosial twitter dihebohkan dengan crazy rich dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang telah membangun jembatan dan merogoh kocek dari uang pribadi hingga Rp3,7 Miliar.
Sosok tersebut merupakan Kholil (68), warga Desa Kecapi, Kedungjogo, Kabupaten Jepara. Kholil menceritakan kala hatinya tergerak untuk membangun jembatan di desanya.
Bermula dari sejumlah peristiwa yang membuatnya resah, khawatir dan iba terhadap warga di Desanya. Lantaran tak adanya akses jalan yang layak, seperti jembatan untuk menyebrangi Kali Wiso beberapa tahun lalu.
"Saya itu gregel (sedih) dulu waktu liat tetangga saya mau ke Kota, buat kerja dan aktifitas saja harus nyebrang sungai yang besar, apalagi kalau waktu musim hujan itu bikin pikiran," ungkap Kholil saat dihubungi suarajawatengah.id, Kamis (05/04/22).
Kholil menuturkan, beberapa tahun lalu, sebelum dibangunnya jembatan. Terjadi peristiwa dua tetangganya yang hanyut terseret arus sungai, Ketika musim hujan lantaran nekad menyebrang.
Selain itu, warga juga terpaksa harus mengambil jalan memutar yang lebih jauh lagi jika tak ingin menyebrang sungai Kali Wiso.
"Ada jalan tapi itu muter jauh sekali," tutur Kholil.
![Akun @JJoyowaskito mengklaim telah membangun jembatan di Kabupaten Jepara tersebut. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/05/05/97559-jembatan-jepara.jpg)
Menurut Kholil, jembatan yang ia bangun kini mampu mengubungkan antar Dukuh yakni Dukuh Jotan, Krajan, Kedungjigo yang berada di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan.
Ia mengaku, jembatan yang ia bangun merupakan jembatan penghubung yang berjarak 7 kilometer dari pusat Kabupaten Jepara.
"Kalau ada jembatan ini ke Kota jadi lebih dekat," ungkap Kholil.
Kholil berharap, dengan adanya jembatan penghubung tersebut mampu mempermudah aktifitas warga sekitar Desa Kecapi.
"Syukur Alhamdulillah, warga jadi tidak perlu susah-susah lagi buat nyebrang sungai," kata Kholil.
![Akun @JJoyowaskito mengklaim telah membangun jembatan di Kabupaten Jepara tersebut. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/05/05/68102-jembatan-jepara.jpg)
Ia mengaku hanya membutuhkan waktu tiga bulan untuk membangun jembatan yang dimulai dari Oktober 2019 dan rampung pada awal 2020lalu.
"Bangunnya memang sengaja saya kebut cuma tiga bulan dan selasai,"tambahnya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika