SuaraJawaTengah.id - Vokalis band Zigaz, Yanuar Dwi Putra akhirnya buka suara perihal pernyataan yang membongkar keburukan manajemen Persija Jakarta.
Pria yang akrab disapa Zian Zigaz ini menuturkan kejadian manajemen Persija Jakarta meminta sejumlah uang kepada adiknya sebagai syarat masuk tim utama terjadi 20 tahunan yang lalu.
"Semoga ini bisa menambah meluruskan, bahwa tidak ada sama sekali bersinggungan nama klub dan fans klub," ujar Zian Zigaz.
"Dan yang saya bahas saat sekitar 20 tahunan yang lalu perihal manajemen," sambungnya.
Baca Juga:Jakpro Ungkap Penyebab Pagar Pembatas Tribun JIS Roboh: Diinjak Jakmania
Ia mengakui kalau saat ini manajemen Persija Jakarta sudah jauh lebih baik dalam mengelola tim kebanggaan warga ibu kota tersebut.
"Saat ini sudah sangat membaik semua lini dan semua aspek persepakbolaan kita. Apalagi saya sangat antusias saat banyak legenda-legenda hidup ikut andil di masa sekarang," ungkapnya.

Sebelumnya, Zian Zigaz yang pernah bercimplung di dunia sepak bola membongkar sisi gelap liga Indonesia.
"Jadi zaman gua sepak bola itu, pelatih itu bagus ya. Yang bikin rusak itu manajemen. Gua harus ngomong blak-blakan," kata Zian Zigaz dikutip dari akun TikTok @_podcastindonesia.
Zian Zigaz mengakui sebelum terjun ke dunia musik, ia bersama adiknya pernah berkarir di sebuah klub ternama di Indonesia.
Baca Juga:4 Tim Liga 1 2022-2023 yang Punya Komposisi Pemain Asing Mengerikan
"Gua di Persita, adik gue dulu masuk Persija junior," sambungnya.
- 1
- 2