Nelayan Semarang Keluhkan Meroketnya Harga BBM: Mencekik Kalangan Bawah

Sejumlah nelayan yangtergabung dalam Armada Laut Tambakrejo, Semarang mengeluhkan naiknya harga BBM bersubsidi

Budi Arista Romadhoni
Senin, 05 September 2022 | 17:48 WIB
Nelayan Semarang Keluhkan Meroketnya Harga BBM: Mencekik Kalangan Bawah
Ilustrasi nelayan di Kota Semarang. Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Armada Laut Tambakrejo, Semarang mengeluhkan naiknya harga BBM bersubsidi. (Suara.com/Budi Arista Romadhoni)

Marzuki berharap agar pemerintah memperhatikan masyarakat kalangan bawah dan mampu menekan lonjakan harga BBM

"Semoga subisidi bbm buat kami juga segera turun dan harga BBM kembali normal," tambahnya. 

Sebelumnya, pemerintah menyesuaikan harga BBM subsidi pertalite menjadi Rp10 ribu per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter dan solar dari Rp5.150 rupiah per liter menjadi Rp6.800 per liter.

Kemudian untuk BBM nonsubsidi, pemerintah menyesuaikan harga pertamax dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Baca Juga:Massa Tolak Kenaikan Harga BBM di Kolaka Utara 'Kuasai' DPRD; Mana Anggota DPRD? Mengapa Tak Ada yang Menerima Kami?

Kontributor : Aninda Putri Kartika

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini