SuaraJawaTengah.id - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo mengakui bahwa dirinya sempat percaya dengan pengakuan Ferdy Sambo bahwa ia tidak membunuh Brigadir J.
Pasalnya tiap kali Sigit bertanya, Sambo terus bersikukuh telah mengatakan hal yang sebenarnya kepada sang Kapolri.
"Beberapa kali sempat saya tanyakan termasuk terakhir ketika Richard sudah mulai berubah keteranganya, saya panggil, saya minta untuk dipanggil, sebelumnya dihubungi lewat telpon oleh anggota di loudspeaker, dijelaskan bahwa dia masih tidak mau mengakui. Sampai datang ke tempat saya sekali lagi, dia masij bertahan bahwa begitu faktanya kata dia," ucap Listyo. Dilansir dari potongan video wawancara yang diunggah akun tiktok @oyonglizapiliang pada Jum'at (9/9/2022).
Kemudian Jendral bintang empat itu mengatakan, setelah penyesuaian data pemeriksaan dan panitia khusus dibentuk untuk kasusnya, barulah Sambo mengakui bahwa ia yang telah membunuh Brigadir J.
"Sehingga kemudian dari keterangan-keterangan dan persesuaian-persesuaian, akhirnya pada saat selesai dia dipansuskan, pada saat itu dia dipansuskan baru dua hari kemudia dia mengakui," katanya.
Ia juga mengatakan pengakuan Sambo melakukan semua itu untuk bertahan supaya lolos dari hukuman atas kejahatannya.
"Jadi memang bahasa dia namanya juga memcoba untuk bertahan," pungkasnya dalam video itu.
Sontak saja, video itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Hahaha, bintang empat (Listyo) bisa diprank oleh bintang dua (Ferdy Sambo)," ujar akun @****do.
Baca Juga:4 Wanita di Pusaran Kasus Pembunuhan Brigadir J: 2 Tersakiti, 2 Jadi Pesakitan
"Lah lucu ya, bintang empat diprank bintang dua, eh terus bintang dua diprank sama bini dan sopir hahaha," ucap akun @*****73.
"Saking hebatnya si sambo bisa prank bapak bintang empat," kata akun @******oi.
"Berarti pak sigit jujur dikira orang lain seperti dia makanya dia percaya," ungkap akun @*****rl.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam