Soal Isu Mualaf, Daniel Mananta Masih Bungkam dan Sebut Islam itu Kudus

Pembawa acara Daniel Mananta masih bungkam soal dirinya mualaf pasca berkunjung ke kediaman Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, beberapa waktu yang lalu.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 18 November 2022 | 13:54 WIB
Soal Isu Mualaf, Daniel Mananta Masih Bungkam dan Sebut Islam itu Kudus
Ustaz Abdul Somad dan Daniel Mananta. [Instagram @ustadzabdulsomad_official]

SuaraJawaTengah.id - Pembawa acara Daniel Mananta masih bungkam soal dirinya mualaf pasca berkunjung ke kediaman Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, beberapa waktu yang lalu.

Lewat obrolan podcast di kanal youtube kasisolusi, Daniel Mananta mengungkapkan alasan ia mengunjungi rumah UAS hanya sekedar menjalin hubungan pertemanan.

"Jadi ketika gue diundang beliau (UAS) ke Pekanbaru gue bilang oke taz, tapi sekalian bawa istri boleh nggak," buka Daniel Mananta, pada Jumat (18/11/2022).

"Saat saya dan istri merasa damai kita langsung berangkat ke Pekanbaru. Pada  nanya dong bikin konten nggak? Gue nggak mau (bikin konten) karena benar-benar pengen membangun hubungan dengan UAS," sambungnya.

Baca Juga:Berita Pilihan: Pinkan Mambo Tunggu Raffi Ahmad Bercerai, Daniel Mananta Resmi Pindah Agama?

Meski tetap ditawari tim ustaz Abdul Somad untuk membuat konten. Daniel Mananta bersikekeuh tetap menolak tawaran tersebut.

Selama di Pekanbaru, Daniel Manata mengaku lebih memilih tinggal di area Pondok Pesantren ketimbang di hotel.

"Pas komunikasi di whatsApp (UAS) nanya nanti mau nginep di hotel apa di pesantren. Ustaz dimana? Saya di area pesantren, ya udah gue juga di situ," tambah Daniel Manata.

Kemudian ada seorang host menyinggung soal agama Islam yang dilihat Daniel Mananta selama berkunjung ke kediaman UAS serta Pondok Pesantrennya.

"Jadi di mata lu Islam itu apa? Sesuatu yang kudus," ungkap Daniel Mananta.

Baca Juga:Ikut Kajian Ustaz dari Amerika, Netizen Ramai Doakan Daniel Mananta Segera Dapat Hidayah

Di akhir perbincangan, salah satu host kasisolusi pun memberi pertanyaan pamungkas mengenai kabar simpang siur terkait Daniel Mananta sudah mualaf. 

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak