Meski pengaruhnya tidak begitu besar, tapi Wahid yakin seiring retorika yang ditonjolkan masing-masing capres bisa bikin pemilih berubah pikiran terhadap jagoannya.
"Retorika itu cara mereka menarik simpati diluar, terlepas dari isi subtansi yang mereka sampaikan. Cuman kembali lagi ke selera, kan ada yang senang asin, ada yang senang manis dan lain-lainnya," tandasnya.
Kontributor : Ikhsan