SuaraJawaTengah.id - Partai Golkar Jateng mengalami kenaikan suara yang signifikan. Karena itulah, sudah selayaknya partai berlambang pohon beringin ini mengajukan kader-kadernya dalam Pilgub Jateng 2024.
Salah satu kader yang mulai dimunculan untuk bertarung adalah mantan Bupati Batang, Wihaji.
Bupati Batang Periode 2017-2022 tersebut dinilai sarat dengan berbagai pengalaman baik di bidang politik dan pemerintahan.
Wihaji juga menjadi salah satu tokoh pemimpin muda di Jawa Tengah. Ia juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan, bahkan sejak mahasiswa sehingga memiliki jaringan yang luas.
Baca Juga:Gelombang Dukungan Menguat, Sudaryono Didorong Maju Pilgub Jateng
Demikian disampaikan Dekan FISIP Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Agus Riyanto. Dengan modal peningkatan suara Golkar pada Pemilu legislative 2024 di Jateng yang mengalami peningkatan signifikan sudah supatutnya Golkar punya calon dalam Pilgub.
Ditambahkannya, Wihaji yang saat ini menjabat Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng memiliki modal politik kuat untuk dicalonkan. Agus menambahkan, Wihaji yang pernah aktif sebagai wakil sekjen GP Ansor pada era kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas, dan lulusan S3 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini sangat layak.
Menurutnya, pria kelahiran Sragen itu juga memiliki modal sosial yang kuat karena secara kultural memiliki kedekatan dengan kalangan nahdliyin, salah satu basis massa terbesar di Jateng.
Dua modal tersebut akan bisa menjadi salah satu amunisi politik efektif bagi Wihaji jika mencalonkan diri sebagai calon gubernur atau wakil gubernur Jateng.
"Apalagi, pasca Ganjar, Jawa Tengah membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya populis saja dikenal orang banyak belaka. Tetapi juga harus memiliki kapabilitas dan pengalaman dalam memimpin pemerintahan, dan ini ada pada sosok Wihaji," kata Agus, Rabu (27/3/2024).
Hal itu menurut Agus, dikarenakan ada beberapa persoalan penting yang harus ditangani dan menjadi pekerjaan rumah bagi gubernur dan wakil gubernur Jateng mendatang.
- 1
- 2