Bayar Iuran JKN Nunggak? BPJS Kesehatan Tawarkan Solusi 'REHAB' di Jawa Tengah

BPJS Kesehatan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Tengah memperkuat koordinasi dan sinergi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program JKN

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 25 Juni 2024 | 15:00 WIB
Bayar Iuran JKN Nunggak? BPJS Kesehatan Tawarkan Solusi 'REHAB' di Jawa Tengah
Deputi Direksi Wilayah VI BPJS Kesehatan, Mulyo Wibowo. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]

“Bagi peserta JKN yang menunggak iuran lebih dari tiga bulan, kami mempunyai Program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap). Program ini bisa dimanfaatkan untuk melunasi tunggakan iuran dengan cara mencicil sesuai kemampuan sehingga kepesertaannya bisa aktif kembali dan dapat mengakses layanan kesehatan dengan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga berkesempatan memberikan apresiasi/penghargaan kepada seluruh pemerintah daerah atas kontribusinya dalam penyelenggaraan Program JKN, khususnya dalam kepatuhan pembayaran iuran JKN tahun 2023.

Penghargaan juga diberikan kepada tiga terbaik yang diraih oleh Pemerintah Kota Salatiga (terbaik I), Pemerintah Kabupaten Purbalingga (terbaik II) dan Pemerintah Kota Magelang (terbaik III).

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno didampingi Deputi Direksi Wilayah VI, Mulyo Wibowo, Deputi Direksi Bidang Manajemen Iuran, Agus Mustopa dan masing-masing kepala cabang.

Baca Juga:Gelombang PHK di Jawa Tengah: 7.437 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

“Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah atas kontribusinya dalam Program JKN, khususnya kepatuhan pembayaran iuran JKN. Semoga penghargaan ini semakin meningkatkan dukungan dalam menyukseskan Program JKN di Jawa Tengah,” harap Mulyo.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, Program JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan menjadi salah satu upaya penanganan kemiskinan sehingga jaminan kesehatan merupakan layanan dasar yang harus dimiliki oleh masyarakat.

Pihaknya memastikan jika pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat Jawa Tengah.

“Jaminan kesehatan itu sangat penting karena sakit datangnya tidak bisa diprediksi. Dengan mempunyai jaminan kesehatan maka ketika sakit datang kita sudah tidak khawatir soal biaya,” katanya.

Dia sepakat jika penyelenggaraan Program JKN ini tidak hanya dari sisi pemerintah saja tetapi membutuhkan kolaborasi dari semua pihak sehingga program ini berjalan lebih optimal.

Baca Juga:20 Tahun Menanti! Air Mengalir Deras, Petani Karanganyar Kini Bisa Tanam Padi 3 Kali Setahun

Apalagi untuk di wilayah Jawa Tengah, cakupan kepesertaan JKN sudah cukup tinggi dan selaras dengan peningkatan kualitas mutu layanan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini