Gelombang PHK di Jawa Tengah: 7.437 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah menyebutkan setidaknya 7.437 pekerja mengalami PHK seiring tutupnya sejumlah perusahaan di wilayah itu pada tahun ini

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 20 Juni 2024 | 07:28 WIB
Gelombang PHK di Jawa Tengah: 7.437 Karyawan Kehilangan Pekerjaan
Ilustrasi PHK Massal (Antara)

SuaraJawaTengah.id - Beberapa perusahaan di Jawa Tengah memutuskan gulung tikar usai mengalami bangkrut. Hal itu tentu berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) para karyawannya. 

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah menyebutkan setidaknya 7.437 pekerja mengalami PHK seiring tutupnya sejumlah perusahaan di wilayah itu pada tahun ini.

"Pada 2024 angka PHK sebanyak 7.437 pekerja, di PT Semar Mas Garmen di Boyolali, PT Cermai Makmur di Boyolali, PT Maju Sakti di Wonogiri, dan sebagainya," kata Kepala Disnakertrans Jateng Ahmad Aziz dikutip dari ANTARA, di Semarang, pada Kamis (20/6/2024).

Ada pula perusahaan yang dinyatakan pailit, kata dia, seperti PT Cahaya Timur Garmindo yang ada di Pemalang dengan jumlah karyawan sekitar 600 orang dan saat ini sedang ditangani kurator.

Baca Juga:Puluhan Kendaraan Bodong Ditemukan di Pati, Tiga Orang Diperiksa Polisi

Kemudian, ada PT S. Dupantex di Kabupaten Pekalongan yang sudah tutup permanen sejak 6 Juni 2024 dengan jumlah karyawan 800 orang, tetapi statusnya masih belum PHK karena masih proses bipartit antara serikat pekerja dengan perusahaan.

Menurut dia, tingkat PHK pada tahun ini hampir sama dengan 2023 yang mencapai 8.588 pekerja, seperti PT Tanjung Kreasi di Temanggung, PT Bamas Satria Perkasa (Purwokerto), PT Delta Merlin (Sukoharjo).

"Termasuk PT Apac Inti Corpora di Bawen yang pada 2023 (melakukan PHK, red.) sebanyak 1.000 karyawan pada 2023. Namun, mereka sudah konfirmasi secara langsung bahwa sekarang tidak ada PHK lagi," katanya.

Untuk hak-hak karyawan PT Apac Inti Corpora yang mengalami PHK sudah diberikan sesuai ketentuan. Sekarang ini perusahaan itu memiliki karyawan sebanyak 2.600 orang dan baru saja membuka lowongan 100 tenaga kerja perempuan.

Aziz menyampaikan bahwa perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawannya merupakan pilihan terakhir yang harus diambil, setelah beberapa opsi sudah ditempuh, yakni pengurangan "shift" dan "merumahkan".

Baca Juga:Mengenal Senyawa Bromat di Air Minum Dalam Kemasan, Ternyata Bisa Ganggu Pencernaan hingga Kanker

"Perusahaan melakukan PHK itu pilihan terakhir. Pilihan pertama pengurangan jam kerja, dikurangi 'shift'-nya, kemudian 'dirumahkan'. Terpaksa sekali harus melakukan PHK dan itu tidak mudah karena perusahaan harus membayarkan hak-hak karyawannya," katanya.

Meski sejumlah perusahaan tutup, kata dia, banyak juga perusahaan lainnya yang justru membuka lowongan kerja, seperti PT Sritex yang saat ini memiliki 10.400 karyawan dan membutuhkan 2.000 karyawan baru.

Ada juga PT Djarum, kata dia, yang melakukan pengembangan industri di Sragen, Sukoharjo, Karanganyar, Temanggung, dan Rembang dengan kebutuhan 9.927 karyawan baru dan masih kekurangan 6.772 tenaga kerja.

Selain itu, ia mengatakan bermunculan beberapa industri baru, seperti pabrik sepatu di Pekalongan yang proses pembangunannya sebenarnya pada 2024, namun mundur jadi 2025 dengan kebutuhan tenaga kerja sekitar 20.000 orang.

"Di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dengan jumlah pelaku usaha ada 34 (industri) dengan tenaga kerja sebanyak 12.031 orang, dan pada 2024 masih membutuhkan 9.240 karyawan," katanya.

Demikian pula di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), kata dia, beberapa industri yang sudah beroperasi membutuhkan 12.000 tenaga kerja, namun baru terisi sebanyak 1.656 tenaga kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak