Profil Paus Gregorius XIII: Sosok di Balik Penciptaan Kalender Masehi

Paus Gregorius XIII, pencetus Kalender Gregorian, menetapkan 1 Januari sebagai awal tahun baru

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 27 Desember 2024 | 10:05 WIB
Profil Paus Gregorius XIII: Sosok di Balik Penciptaan Kalender Masehi
Paus Gregorius XIII. [Dok. Papalartifacts]

SuaraJawaTengah.id - Saat kita bersiap menyambut Tahun Baru 2025, pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sistem penanggalan modern yang kita gunakan sekarang, termasuk penetapan 1 Januari sebagai awal tahun baru Masehi, bisa ada?

Jawabannya terletak pada sosok Paus Gregorius XIII, pencetus Kalender Gregorian yang menjadi dasar perayaan tahun baru di seluruh dunia.

Pendidikan dan Karier Awal

Paus Gregorius XIII, lahir dengan nama Ugo Boncompagni pada 7 Januari 1501 di Bologna, Italia, adalah seorang ahli hukum yang terkemuka. Ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Bologna dan menjadi profesor hukum kanon dan sipil.

Baca Juga:Misteri 1 Januari: Kenapa Tanggal Ini Jadi Awal Tahun?

Keahliannya dalam hukum membawa namanya dikenal di kalangan gereja, hingga akhirnya ia dipilih menjadi Paus pada 13 Mei 1572.

Reformasi Kalender dan Penetapan Tahun Baru Masehi

Reformasi besar dalam kalender menjadi salah satu pencapaian terbesar Paus Gregorius XIII. Sebelum reformasi, Kalender Julian yang digunakan secara luas memiliki kekeliruan kecil yang, seiring waktu, menyebabkan pergeseran tanggal-tanggal penting, termasuk perayaan Paskah.

Paus Gregorius XIII, dengan bantuan ilmuwan seperti Aloysius Lilius dan Christopher Clavius, memperkenalkan Kalender Gregorian pada tahun 24 Februari 1582 melalui bulla kepausan "Inter gravissimas."

Kalender Gregorian mengoreksi panjang tahun menjadi lebih akurat dan menetapkan aturan baru untuk tahun kabisat. Selain itu, kalender ini mengembalikan 1 Januari sebagai awal tahun, menyelaraskan tradisi lama bangsa Romawi dan memulai era baru dalam perhitungan waktu.

Baca Juga:Libur Natal dan Tahun Baru, Indosat Pastikan Sinyal di Jawa Tengah Aman

Reformasi ini berdampak besar pada cara dunia merayakan tahun baru, termasuk perayaan Tahun Baru Masehi yang akan kita sambut pada Tahun Baru 2025.

Pengaruh dan Warisan di Era Modern

Hingga kini, Kalender Gregorian digunakan secara luas, menjadi standar global dalam penanggalan dan perhitungan waktu. Melalui reformasi ini, Paus Gregorius XIII tidak hanya memperbaiki ketepatan kalender tetapi juga menciptakan dasar bagi perayaan tahun baru modern, termasuk Tahun Baru Masehi yang terus kita rayakan setiap tanggal 1 Januari.

Saat dunia menyambut Tahun Baru 2025, kita dapat mengenang dan menghargai kontribusi besar Paus Gregorius XIII yang telah memberi kita sistem penanggalan yang akurat dan seragam.

Dengan kalender ini, pergantian tahun menjadi momen yang dirayakan serentak, menghubungkan masyarakat di seluruh penjuru dunia dalam semangat yang sama. 

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak