Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka

Tragedi Shalat Id di Pemalang: Pohon tumbang di alun-alun menewaskan 3 jamaah dan lukai belasan lainnya. Diduga akibat angin kencang.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 01 April 2025 | 11:13 WIB
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka
Petugas menyingkirkan sisa pohon dalam peristiwa pohon tumbang di Alun-Alun Pamalang, Senin (31/3/2025). [ANTARA/HO-Polres Pemalang]

Respons Pemerintah dan Aparat

Pasca-kejadian, tim gabungan dari Polres Pemalang, BPBD, dan Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan evakuasi serta pembersihan lokasi. Para korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan pengecekan terhadap seluruh pohon di area publik guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pepohonan di tempat-tempat umum, terutama di lokasi-lokasi yang sering digunakan untuk kegiatan keagamaan dan sosial," ujar Mukti.

Baca Juga:Janjikan Jadi ABK, Perusahaan di Pemalang Tipu 49 Orang, Dirut Ditahan!

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti tumbangnya pohon tersebut. Beberapa faktor yang sedang ditelusuri termasuk kondisi kesehatan pohon dan pengaruh cuaca ekstrem yang melanda wilayah Pemalang dalam beberapa hari terakhir.

Pelajaran dari Tragedi

Kejadian ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah serta masyarakat mengenai pentingnya perawatan pohon di ruang publik. Keberadaan pepohonan di alun-alun memang memberikan kesejukan dan keindahan, namun tanpa pemeliharaan yang tepat, pohon bisa menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan pohon yang terlihat rapuh atau berisiko tumbang, terutama di area yang sering digunakan untuk kegiatan massal. Pihak berwenang diharapkan dapat lebih proaktif dalam melakukan perawatan dan pemangkasan pohon secara berkala.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta di hari yang seharusnya penuh kebahagiaan. Semoga insiden serupa tidak terulang, dan langkah-langkah mitigasi segera diterapkan demi keselamatan bersama.

Baca Juga:Tuntaskan Masalah Distribusi Pupuk di Jateng,Kementan Terjunkan Tim Khusus

Tindakan Lanjutan dan Evaluasi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini