- Video warga menggaruk aspal baru di Purbalingga viral, memicu masyarakat mempertanyakan kualitas pengaspalan jalan tersebut.
- Sekretaris Desa menyatakan pengaspalan selesai Selasa (6/1/2026) dan aspal belum mengeras karena baru satu jam selesai.
- Aspal mudah terkelupas di bagian pinggir karena belum tertekan roller dan butuh tiga sampai empat hari mengeras.
Pengaspalan jalan di Desa Karangturi ini merupakan bagian dari proyek bantuan keuangan provinsi (Bangub) yang bersumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes). Proyek ini mencakup jalan sepanjang sekitar 275 meter dan lebar 3 meter, dengan total anggaran sekitar Rp100 juta.
Diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa video yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi jalan yang sesungguhnya. Proses pengerasan aspal membutuhkan waktu dan harus melalui tahapan yang tepat agar kualitas jalan benar-benar terjamin. Pihak desa akan terus melakukan klarifikasi agar tidak ada kesalahpahaman lebih lanjut di masyarakat.
Dengan penjelasan dari Sekretaris Desa Karangturi dan pihak terkait, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa video yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi pengaspalan yang sesungguhnya.
Proses pengerasan aspal memerlukan waktu dan tahapan tertentu untuk memastikan kualitas jalan yang baik. Diharapkan, kejadian ini tidak mengurangi manfaat proyek pengaspalan yang telah dilaksanakan, dan masyarakat dapat melihatnya sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan infrastruktur desa.
Baca Juga:Profil Band Sukatani, Duo Punk Asal Purbalingga yang Viral Usai Minta Maaf ke Kapolri
Proyek pengaspalan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga setempat dengan kondisi jalan yang lebih baik dan lebih aman.
Kontributor : Dinar Oktarini