Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global

Shah Iran terakhir, Mohammad Reza Pahlavi, kumpulkan kekayaan fantastis dari minyak & bisnis. Pemerintahannya modernisasi, tapi otoriter, berakhir digulingkan 1979.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:01 WIB
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
Mohammad Reza Pahlavi. [Dok Wikipedia]
Baca 10 detik
  • Shah terakhir Iran, Mohammad Reza Pahlavi, mewariskan kekayaan sekitar \$2 miliar saat meninggal pada tahun 1980.
  • Sumber kekayaan utama berasal dari pendapatan minyak negara, yayasan tidak transparan, dan kepemilikan bisnis besar.
  • Pemerintahan otoriter dan kekerasan terhadap demonstran memicu keresahan yang akhirnya menggulingkan monarki tahun 1979.

SuaraJawaTengah.id - Mohammad Reza Pahlavi, Shah terakhir Iran, meninggalkan warisan kekayaan yang mencengangkan, diperkirakan mencapai $2 miliar saat kematiannya pada tahun 1980, setara dengan sekitar $7,2 miliar dalam nilai dolar saat ini.

Data dari Celebrity Net Worth mengungkapkan bahwa kekayaan ini terkumpul selama hampir empat dekade pemerintahannya, menjadikannya salah satu kepala negara terkaya di abad ke-20.

Sumber kekayaannya berasal dari jaringan kepemilikan yang luas di hampir setiap sektor ekonomi Iran, pendapatan dari cadangan minyak negara, dan instrumen keuangan yang tidak transparan seperti Yayasan Pahlavi.

Pada saat ia melarikan diri dari Iran, Shah dan keluarga besarnya diperkirakan telah mentransfer kekayaan senilai $4 miliar ke luar negeri, dengan Shah secara langsung mengendalikan setidaknya $1 miliar, sebagian besar disimpan di rekening bank Swiss.

Baca Juga:10 Perbedaan Utama Toyota Rush dan Daihatsu Rocky Varian Tertinggi, Lebih Bagus Mana?

Beberapa perkiraan independen bahkan menempatkan total kekayaan keluarga Pahlavi sebesar $20 miliar atau lebih.

Kekayaan ini terkumpul di tengah modernisasi industri dan militer yang pesat, serta reformasi sosial, ekonomi, dan politik yang menyeluruh di Iran.

Namun, pemerintahan otoriter Shah dan pembantaian demonstran oleh militernya memicu keresahan sipil yang akhirnya menggulingkan monarki pada tahun 1979.

Pendapatan Minyak: Sumber Kekayaan yang Melimpah dan Misterius

Sebagai penguasa negara yang kaya akan minyak bumi, Shah memperoleh keuntungan besar dari pendapatan minyak, baik secara resmi maupun tidak resmi.

Baca Juga:Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah

Perusahaan minyak nasional Iran (NIOC) milik negara merupakan sumber utama kekayaan ini. Sebagai contoh, pada tahun 1962, NIOC membayar dividen sebesar $12 juta ke rekening yang dikendalikan oleh Shah hanya dalam satu bulan.

Jika disesuaikan dengan inflasi, jumlah tersebut setara dengan $117 juta saat ini—dan itu hanya pendapatan satu bulan dari satu aliran pendapatan.

"Selama beberapa tahun di tahun 1970-an, sebanyak $2 miliar per tahun tampaknya hilang dari penerimaan devisa resmi," demikian laporan dari Celebrity Net Worth.

Secara luas diperdebatkan bahwa uang ini diam-diam dialihkan ke rekening pribadi atau yang dikendalikan oleh yayasan, meskipun gambaran lengkapnya tidak pernah dikonfirmasi karena pembukuan pendapatan minyak dirahasiakan.

Banyak yang percaya bahwa Shah secara pribadi mendapat keuntungan dari pendapatan minyak yang sangat besar dan tidak dilaporkan, yang disalurkan melalui saluran negara dan yayasan yang tidak transparan.

Selain itu, Shah juga menerima anggaran tahunan langsung dari pemerintah yang dilaporkan mencapai ratusan juta dolar per tahun, terpisah dari kas negara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak