- Kemenkop dan Pemprov Jawa Tengah mengadakan acara penguatan koperasi melalui akuntabilitas finansial dan business matching pada Rabu (11/2/2026).
- BRI berkomitmen mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menawarkan program Agen BRILink sebagai solusi usaha awal dan inklusi keuangan.
- Dinas Koperasi Jateng mencatat 73% dari 8.523 KDKMP telah aktif beroperasi, menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Ia memaparkan data bahwa potensi koperasi di Jawa Tengah sangat luar biasa. Dari total 8.523 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebanyak 73% atau 6.271 unit sudah aktif beroperasional, sementara 27% sisanya (2.252 unit) masih dalam proses.
“Potensi dari koperasi ini sangat luar biasa. Ada perbankan untuk permodalan,” tegas Eddy.
Ia menekankan bahwa membangkitkan potensi ini memerlukan kerja keras dan pendekatan yang dimulai dari bawah, sesuai dengan potensi lokal yang ada.
“Optimisi untuk koperasi ini, perlu perjuangan keras. Semua berproses dari bawah. Kalau adanya potensi ikan ya kembangkan, kalah ada jambu kristal ya kumpulkan. Bahkan sudah ada yang berjalan menyediakan sembako,” pungkasnya.
Baca Juga:Modal Gede Tak Perlu Agunan Sulit: Kisah Sukses Klaster Buah Naga Panaba Bersandar pada Program BRI