Doa Puasa Satu Bulan Ramadan: Bacaan, Waktu, dan Penjelasan Ulama

Niat adalah kunci sah puasa Ramadhan. Mayoritas ulama wajibkan niat tiap malam, tapi doa puasa sebulan dianjurkan sebagai antisipasi jika lupa.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 19 Februari 2026 | 10:27 WIB
Doa Puasa Satu Bulan Ramadan: Bacaan, Waktu, dan Penjelasan Ulama
Ilustrasi doa puasa Ramadan. [Dok Suara.com/AI]

SuaraJawaTengah.id - Bulan Ramadan adalah momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah ﷻ. Salah satu ibadah utama di bulan ini adalah puasa. Namun, sebelum menjalankan puasa, ada satu hal yang menjadi fondasi utama, yaitu niat.

Tanpa niat, puasa tidak dianggap sah. Oleh karena itu, memahami doa puasa satu bulan Ramadan menjadi penting, terutama bagi Anda yang ingin menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan ulama.

Niat bukan sekadar bacaan, melainkan tekad hati untuk menjalankan ibadah karena Allah ﷻ. Para ulama sepakat bahwa niat merupakan syarat sah puasa.

Namun, dalam praktiknya, terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah niat harus dilakukan setiap malam atau cukup sekali untuk satu bulan penuh.

Baca Juga:Ibu Hamil Disarankan Hindari Terlalu Banyak Makan Manis Saat Buka Puasa, Ini Alasannya

Pentingnya Niat dalam Puasa Ramadhan

Dalam Islam, niat adalah inti dari setiap amal ibadah. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap amal tergantung pada niatnya. Hal ini menunjukkan bahwa niat menjadi pembeda antara ibadah dan aktivitas biasa.

Secara bahasa, niat berarti keinginan atau tekad untuk melakukan sesuatu. Dalam konteks ibadah puasa, niat berarti menetapkan dalam hati bahwa Anda akan berpuasa karena Allah ﷻ.

Niat tidak harus diucapkan secara lisan, karena tempatnya di hati. Namun, melafalkan niat dapat membantu memperkuat kesadaran dan kesungguhan dalam beribadah.

Menurut madzhab Syafi’i, yang dianut oleh mayoritas umat Islam di Indonesia, niat puasa wajib dilakukan setiap malam sebelum terbit fajar. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah ﷺ:

Baca Juga:Doa Menyambut Bulan Ramadan 1445 Hijriah Serta Persiapan Menuju Bulan Penuh Berkah

“Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”

Hadits ini menunjukkan bahwa niat harus dilakukan sebelum memulai puasa setiap harinya.

Doa Puasa Satu Bulan Ramadhan dan Dasar Hukumnya

Selain niat harian, para ulama juga menganjurkan membaca doa puasa satu bulan Ramadhan pada malam pertama. Hal ini didasarkan pada pendapat madzhab Maliki yang memperbolehkan niat puasa untuk satu bulan penuh sekaligus.

Imam al-Qulyubi menjelaskan bahwa dianjurkan untuk berniat puasa sebulan penuh pada malam pertama Ramadhan sebagai bentuk antisipasi apabila suatu hari lupa berniat.

Menurut madzhab Maliki, puasa Ramadhan merupakan satu rangkaian ibadah yang berkesinambungan, sehingga satu niat dapat mencakup seluruh bulan.

Namun, penting dipahami bahwa niat satu bulan ini bukan pengganti niat harian, melainkan sebagai langkah kehati-hatian. Anda tetap dianjurkan untuk memperbarui niat setiap malam sesuai dengan pendapat mayoritas ulama.

Bacaan Doa Puasa Satu Bulan Ramadhan

Berikut adalah bacaan doa puasa satu bulan Ramadhan yang dianjurkan dibaca pada malam pertama:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma jami‘i syahri Ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta‘ala.

Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Doa puasa satu bulan Ramadhan ini biasanya dibaca setelah shalat tarawih pada malam pertama atau sebelum sahur pertama. Tujuannya adalah untuk memperkuat niat menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Perbedaan Pendapat Ulama tentang Niat Puasa

Perbedaan pendapat mengenai niat puasa merupakan bagian dari kekayaan tradisi fiqh Islam. Mayoritas ulama dari madzhab Syafi’i, Hanafi, dan Hanbali berpendapat bahwa niat harus dilakukan setiap malam. Mereka memandang setiap hari puasa sebagai ibadah yang berdiri sendiri.

Sementara itu, madzhab Maliki berpendapat bahwa puasa Ramadhan adalah satu kesatuan ibadah yang berkesinambungan. Oleh karena itu, satu niat di awal bulan sudah mencukupi selama tidak ada hal yang memutus puasa, seperti sakit atau perjalanan jauh.

Ulama Indonesia, termasuk KH Ahmad Idris Marzuq dari Pondok Pesantren Lirboyo, menjelaskan bahwa membaca doa puasa satu bulan Ramadhan merupakan bentuk antisipasi. Tujuannya adalah agar puasa tetap sah jika seseorang lupa berniat pada malam tertentu.

Namun, beliau menegaskan bahwa niat harian tetap dianjurkan sebagai bentuk kehati-hatian dan mengikuti madzhab Syafi’i.

Waktu yang Tepat Membaca Niat Puasa

Waktu terbaik untuk membaca niat puasa adalah pada malam hari sebelum terbit fajar. Anda dapat membaca niat setelah shalat Isya, setelah tarawih, atau saat sahur.

Untuk doa puasa satu bulan Ramadhan, waktu yang dianjurkan adalah malam pertama Ramadhan. Sementara itu, niat harian dibaca setiap malam sebelum memulai puasa keesokan harinya.

Hal yang paling penting adalah adanya niat dalam hati. Bacaan hanya berfungsi sebagai penguat niat, bukan satu-satunya syarat sah puasa.

Hikmah Membaca Doa Puasa Satu Bulan Ramadhan

Membaca doa puasa satu bulan Ramadhan memiliki beberapa hikmah penting. Pertama, menunjukkan keseriusan dalam menjalankan ibadah puasa. Kedua, memberikan ketenangan hati karena memiliki niat yang kuat sejak awal. Ketiga, menjadi bentuk antisipasi jika suatu hari lupa berniat.

Selain itu, niat juga membantu menjaga konsistensi ibadah selama Ramadhan. Dengan niat yang jelas, Anda akan lebih mudah menjaga puasa dan memperbanyak amalan lainnya.

Doa puasa satu bulan Ramadhan merupakan bacaan yang dianjurkan untuk dibaca pada malam pertama sebagai bentuk antisipasi dan kesungguhan menjalankan ibadah. Pendapat ini merujuk pada madzhab Maliki yang memperbolehkan satu niat untuk seluruh bulan Ramadhan.

Namun, mayoritas ulama tetap menganjurkan memperbarui niat setiap malam sebelum fajar. Yang terpenting, niat harus hadir dalam hati sebagai bentuk tekad menjalankan ibadah karena Allah ﷻ.

Dengan memahami doa puasa satu bulan Ramadhan dan dasar hukumnya, Anda dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang, yakin, dan sesuai tuntunan ulama. Semoga Allah ﷻ memberikan kemudahan dan menerima seluruh amal ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini.

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak