- PT Bhimasena Power Indonesia bersama Dinas Kesehatan Batang memberikan layanan kesehatan gratis bagi 300 warga desa sekitar PLTU.
- Kegiatan berlangsung pada 18 hingga 20 Mei 2026 untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular serta gangguan pernapasan warga.
- Program CSR ini menyediakan pemeriksaan medis komprehensif, rontgen, edukasi pola hidup sehat, serta bantuan paket sembako bagi masyarakat.
SuaraJawaTengah.id - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional PLTU Batang, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) sukses menyelenggarakan rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Mei 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di tiga desa yakni Desa Ujungnegoro, Desa Karanggeneng, dan Desa Ponowareng ini, berhasil memberikan layanan medis kepada sedikitnya 300 warga setempat.
Dalam pelaksanaannya, PT Bhimasena Power Indonesia menjalin sinergi erat dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang guna memastikan standar layanan kesehatan yang optimal dan terpadu bagi seluruh peserta yang hadir.
Kepala Dinas Kesehatan Batang dr. Ida Susilaksmi, M. Kes menjelaskan Program ini dirancang bukan sekadar sebagai layanan pengobatan, melainkan sebagai langkah awal yang krusial dalam memberikan edukasi serta tindakan preventif agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
Dengan adanya pemeriksaan fisik yang meliputi pengecekan tekanan darah, rontgen x-ray serta indikator kesehatan lainnya, diharapkan masyarakat dapat melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit tidak menular maupun infeksi saluran pernapasan.
"Fokus utama dari pemeriksaan kesehatan kali ini adalah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan, terutama penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Melalui sesi konsultasi langsung dengan tim medis, warga dibekali dengan pemahaman mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai benteng utama dalam mencegah penularan penyakit pernapasan yang kerap dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perubahan cuaca," ungkap dr. Ida Susilaksmi, M. Kes.
Sementara itu, General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat melalui program CSR.
"Selain program pengecekan kesehatan gratis, kami juga memberikan paket sembako bagi warga yang memeriksakan kesehatannya. Ke depannya, PT Bhimasena Power Indonesia akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait dalam menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Batang." ungkap Aryamir H. Sulasmoro.
Kepala Desa Ponowareng, Widodo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PT Bhimasena Power Indonesia dan Dinas Kesehatan yang telah melaksanakan program pengecekan kesehatan gratis.
Baca Juga:Ahmad Luthfi Ancam 'Sikat Habis' Tambang Ilegal di Jateng Tanpa Pandang Bulu
"Kami sangat berterima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia dan Dinkes Batang yang telah melaksanakan program ini dan memberikan manfaat untuk warga kami" ungkap Widodo.