Bimtek Jateng Media Summit: Pemda Didorong Pakai Data dan AI untuk Strategi Komunikasi Digital

Bimtek Jateng Media Summit 2026 latih Pemda optimalkan humas melalui strategi berbasis data, riset, dan pemanfaatan AI untuk konten media sosial yang lebih interaktif

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:14 WIB
Bimtek Jateng Media Summit: Pemda Didorong Pakai Data dan AI untuk Strategi Komunikasi Digital
Suasana workshop Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website dan Media Sosial untuk Pemerintah Daerah pada rangkaian acara Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]
Baca 10 detik
  • Pemerintah daerah mengikuti Bimtek pengelolaan media digital di Hotel Khas Semarang pada 20 Mei 2026.
  • Pelatihan ini menghadirkan pakar untuk mengoptimalkan strategi komunikasi pemerintah melalui pemanfaatan riset data dan kecerdasan buatan.
  • Materi mencakup penggunaan alat digital untuk penyusunan konten relevan serta pengelolaan interaksi dua arah di media sosial.

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah daerah (Pemda) di era digital dituntut untuk tidak sekadar mempublikasikan informasi, tetapi juga menyusun strategi komunikasi yang berbasis data dan riset yang kuat.

Hal ini menjadi fokus utama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website dan Media Sosial untuk Pemerintah Daerah, yang digelar sebagai rangkaian pembuka Jateng Media Summit 2026 di Hotel Khas Semarang, Rabu (20/5/2026).

Workshop ini menghadirkan empat pemateri yang merupakan Trainer Google AI Local Media Community dari Suara.com, yakni Rendy Adrikni Sadikin, Chandra Iswinarno, Agung Pratnyawan, dan Elga Maulina Putri.

Mereka memberikan pelatihan intensif mengenai pemanfaatan data dan perangkat kecerdasan buatan (AI) untuk mengoptimalkan kinerja humas pemerintah.

Baca Juga:Resmi Jadi Ketua Pengprov Muaythai Jawa Tengah, Yohan Mulia Legowo Kebut Berbagai Kejuaraan

Rendy Adrikni Sadikin menekankan bahwa fondasi utama dari setiap rilis atau berita yang tayang di website pemerintah daerah haruslah data yang valid. Menurutnya, narasi yang dibangun tanpa basis riset yang kuat akan lemah dan kurang berdampak.

"Penggunaaan data, hasil riset penting untuk menyampaikan rilis yang nantinya menjadi berita di media-media maupun website milik pemerintah daerah," ujar Rendy.

Senada dengan Rendy, Chandra Iswinarno menambahkan bahwa di era kecepatan informasi saat ini, pemda bisa memanfaatkan berbagai perangkat teknologi untuk membantu proses pengolahan data tersebut.

"Alat untuk mempercepat dalam membaca data juga bisa dilakukan, dan lengkap dengan sitasi atau sumber," jelas Chandra.

Lebih dalam mengenai teknis penggunaan alat bantu riset, Agung Pratnyawan mendemonstrasikan bagaimana tools seperti Google Trends dapat membantu pemda menyusun strategi konten yang relevan dengan minat publik. Ia mencontohkan perbedaan perilaku pencarian informasi wisata antara warga lokal Jawa Tengah dan masyarakat luar daerah.

Baca Juga:Koperasi Merah Putih Tembus 6.271 Unit: Operasional di Jateng Tertinggi Nasional

"Riset adalah suatu hal yang penting, tools AI bisa digunakan. Paling gampang menggunakan google trend, kita bisa lihat wisata yang paling banyak dicari di Jawa Tengah, kita lihat orang jateng paling banyak mencari informasi di Bandungan, namun orang di luar jawa tengah seperti Jakarta itu melihat Borobudur," papar Agung.

Data tersebut, lanjut Agung, bisa ditarik lebih jauh untuk menentukan waktu promosi yang tepat. "Bila kita tarik lebih jauh, informasi Borobudur paling banyak dicari pada bulan Mei, sementara Dieng di bulan Juli. Maka itu bisa menjadi strategi," tambahnya.

Sementara itu, dari sisi pengelolaan media sosial, Elga Maulina Putri mengingatkan bahwa platform tersebut bukan sekadar papan pengumuman satu arah. Pemerintah harus siap berinteraksi dengan publik, termasuk menerima respons yang kurang menyenangkan.

"Media social adalah saluran komunikasi dua arah, butuh konten-konten menarik. Meskipun ujungnya komentarnya negatif, tapi itu tidak apa-apa daripada tidak ada komentar sama sekali," tegas Elga.

Untuk meningkatkan keterlibatan publik, Elga menyarankan pemda untuk memanfaatkan format konten yang sedang digemari saat ini. "Konsep media yang bisa dimanfaatkan adalah Reels, Feed Carousel, dan Live Streaming," pungkasnya.

Setelah sesi Bimtek ini, puncak kegiatan Jateng Media Summit 2026 dijadwalkan akan digelar pada Kamis (21/5/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak