Baca 10 detik
- PT Pupuk Indonesia menyalurkan 5,13 juta ton pupuk bersubsidi hingga 12 Juli 2026 demi menjaga ketahanan pangan nasional.
- Percepatan distribusi dilakukan melalui sistem i-Pubers serta regulasi baru guna mempermudah penebusan pupuk bagi para petani Indonesia.
- Transformasi bisnis perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih Rp8,51 triliun pada semester pertama 2026 melalui efisiensi operasional produksi.
"Bagi kami, keberlanjutan laba bukan soal mengejar angka tertinggi tiap tahun, tapi memastikan fondasi yang cukup kuat untuk tetap tumbuh meski kondisi global berubah-ubah. Ketahanan bisnis kami bukan hanya soal bertahan dari gejolak industri, tapi juga soal memastikan pertumbuhan ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil dan petani di akar rumput," pungkas Rahmad.