Baca 10 detik
- Tiga serangan bom berdaya ledak rendah terjadi di lingkungan sekolah Indonesia selama kurun waktu November 2025 hingga Juli 2026.
- Pelaku serangan adalah pelajar setempat yang memiliki latar belakang sebagai korban perundungan, namun tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
- Paparan paham ekstremisme kini menyasar generasi muda melalui ruang digital dan gim daring yang minim pengawasan interaksi sosial.
Kontributor: Eka Setiawan