- Polisi menyelidiki dua orang bermasker yang meninggalkan mobil korban di Grobogan pada Kamis pagi.
- Warga menemukan jenazah Chandra Waskito dalam bagasi mobil Honda Jazz dengan kondisi mengenaskan pada Kamis sore.
- Karyawan mendapati konter ponsel korban di Ambarawa berantakan dan sejumlah ponsel hilang sebelumnya.
SuaraJawaTengah.id - Polisi menyelidiki informasi yang didapat terkait adanya 2 orang tak dikenal, bermasker, meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jenazah Chandra Waskito (25), bos konter ponsel Royal Phone Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di bagasi mobil di sebuah lahan di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Informasi dari beberapa saksi yang dikumpulkan petugas, menyebut 2 orang tak dikenal itu meninggalkan mobil pada Kamis (6/8/2026) pagi, sekira pukul 06.30 WIB.
Mobil yang dimaksud adalah Honda Jazz abu metalik nopol tercopot. Mobil itu milik korban. Terparkir di lahan tak berpenghuni.
“Hanya dua orang yang keluar dari mobil,” kata Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga:Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala
Informasi lain yang didapat, dua orang tersebut sempat membakar sesuatu diduga kaus atau pakaian di dekat TKP sebelum meninggalkan lokasi.
Sebab mobil itu terparkir hingga sore hari, warga setempat penasaran, mendatanganinya. Pintu mobil terkunci, tapi ada bercak darah hingga bagian belakang mobil.
Akhirnya pintu mobil dibuka paksa dan didapati sosok Chandra sudah tewas mengenaskan. Posisinya meringkuk, mengenakan celana panjang abu, ikat pinggang hitam, kaus lengan panjang dengan kepala ditutup plastik kresek warna hitam.
Residu di tempat pembakaran itu diselidiki oleh petugas Satuan Reserse Kriminal. Petugas Polres Semarang dan Polres Grobogan, termasuk polsek setempat bekerjasama mengungkap insiden ini.
Korban pada Kamis siang baru diketahui tidak berada di konter ponselnya di Ambarawa setelah karyawan mencurigai hingga siang hari konter belum juga buka. Setelah didobrak, kondisinya berantakan, ponsel-ponsel hilang. Korban dan mobil Jazznya nopol AD 1398 YJ juga tak berada di sana.
Baca Juga:Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
Kontributor : Eka Setiawan