Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028

Proyek panas bumi Gunung Ungaran berpotensi 55 MW dengan investasi $300 juta. Pengeboran ditargetkan 2028-2029, dan pembangkit listrik beroperasi pada 2031.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:29 WIB
Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028
Wisatawan melintasi lokasi semburan uap belerang yang keluar dari kawah di lereng Gunung Ungaran, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan eksplorasi panas bumi Gunung Ungaran berkapasitas 55 Megawatt dengan investasi 300 juta dolar AS.
  • PT PLN menargetkan pengeboran dimulai pada akhir 2028 atau awal 2029, dan pembangkit beroperasi komersial pada tahun 2031.
  • Proyek energi terbarukan seluas 29.800 hektare ini masih memerlukan berbagai perizinan serta konsultasi publik sebelum pelaksanaan pengeboran.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat di sekitar kawasan eksplorasi akan memiliki ruang untuk memberikan masukan sebelum kegiatan pengeboran dilakukan.

Tambah Bauran Energi Terbarukan Jateng

Pengembangan panas bumi Gunung Ungaran juga diproyeksikan memperkuat bauran energi baru terbarukan di Jawa Tengah.

Dwi menyebut bauran EBT Jateng saat ini telah mencapai 22,3 persen, melampaui target Rencana Umum Energi Daerah (RUED) 2025 sebesar 21,32 persen.

Baca Juga:Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Potensi 55 MW dari Gunung Ungaran diperkirakan dapat memberikan tambahan sekitar 4-5 persen terhadap total bauran EBT Jawa Tengah.

Gunung Ungaran bukan satu-satunya wilayah di Jawa Tengah yang memiliki potensi panas bumi. Pengembangan energi geothermal juga terdapat di sejumlah kawasan lain, seperti Dieng, Baturraden, Guci, Umbul Telomoyo, dan Jenawi.

Untuk Dieng, pembangkit panas bumi yang telah beroperasi memiliki kapasitas 70 MW, sedangkan pengembangan fase kedua sebesar 55 MW masih dalam proses.

Sementara itu, sosialisasi telah dilakukan untuk potensi panas bumi di Umbul Telomoyo. Adapun Baturraden, Guci, dan Jenawi belum memasuki tahap pengembangan lebih lanjut.

Dengan target pengeboran pada 2028-2029 dan operasi komersial pada 2031, proyek Gunung Ungaran kini memasuki fase panjang menuju pembuktian cadangan panas bumi sebelum energi tersebut benar-benar dapat dikonversi menjadi listrik.

Baca Juga:Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak