- Wakil Gubernur Taj Yasin meresmikan renovasi UKM Jateng Corner di Bandara Ahmad Yani Semarang pada 1 September 2026.
- Galeri pemasaran yang dikelola sejak 2019 tersebut berhasil mencatatkan peningkatan omzet tahunan dari 142 pelaku UMKM lokal.
- Pengelola bersama Dinas Koperasi dan UKM berkomitmen meningkatkan kualitas produk, sertifikasi halal, dan perluasan jaringan pemasaran.
Desi mengatakan, keberadaan galeri tersebut menunjukkan potensi sebagai sarana promosi sekaligus pemasaran produk UMKM Jawa Tengah.
“Ini menunjukkan bahwa keberadaan galeri memiliki potensi yang baik sebagai sarana promosi sekaligus pemasaran bagi produk UMKM kita,” katanya.
Untuk meningkatkan dampaknya, pengelola akan melakukan evaluasi produk secara berkala. Kualitas produk yang dipamerkan juga akan terus diperbaiki agar dapat mendorong peningkatan omzet.
Kemudahan transaksi turut menjadi perhatian. UKM Jateng Corner kini bekerja sama dengan Bank Jateng dengan menghadirkan layanan QRIS dan EDC. Pengelolaan stok dan mekanisme pengisian kembali barang juga akan diperkuat agar produk tetap tersedia ketika dibutuhkan konsumen.
Baca Juga:Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat
Dalam pengembangan UKM Jateng Corner, Dinas Koperasi dan UKM Jateng juga melibatkan Dekranasda Jawa Tengah serta berbagai pihak terkait. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas produk, pengelolaan galeri, hingga perluasan akses pemasaran bagi pelaku UMKM.
Dengan luas sekitar 120 meter persegi, UKM Jateng Corner kini tampil dengan wajah baru. Rak display ditata lebih rapi dan pencahayaan dibuat lebih menarik sehingga produk UMKM lebih mudah dilihat pengunjung.
Momentum MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah pada 11-20 September mendatang juga akan dimanfaatkan untuk memperluas promosi produk UMKM. Ribuan orang dari berbagai provinsi akan datang ke Jawa Tengah untuk mengikuti MTQ Nasional ke-31. Kedatangan ribuan orang tersebut dinilai menjadi peluang bagi UMKM untuk mendapatkan pasar baru. Sebab, para tamu yang datang berpotensi membeli produk lokal sebagai oleh-oleh.