- Seorang nenek terseret sepeda motor saat mempertahankan tasnya dari penjambret berjaket ojol di Semarang Tengah.
- Polrestabes Semarang menangkap pelaku berinisial SD di rumahnya pada hari Rabu setelah korban membuat laporan resmi.
- Pelaku yang menggunakan modus ojek online tersebut diketahui telah beraksi di dua belas tempat kejadian perkara berbeda.
SuaraJawaTengah.id - Insiden nenek dijambret hingga terseret sepeda motor pelaku terekam CCTV dan viral di media sosial. Insiden terjadi di Jalan Seroja, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, 19 Agustus 2026 lalu siang hari sekira pukul 10.49 WIB.
Pada video yang beredar, pelaku seorang diri berjaket ojek online (ojol) warna hijau, awalnya sempat berpapasan dengan korban. Tiba-tiba, dia putar balik, berusaha merampas tas korban.
Korban berbaju kuning, berjalan seorang diri memakai tongkat, sempat berusaha mempertahankan tasnya hingga terseret. Akhirnya tasnya berhasil dikuasai pelaku yang kabur dari jalan kampung.
Insiden itu dibenarkan polisi. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena mengemukakan pelaku penjambretan sudah ditangkap.
Baca Juga:Terjebak di Tengah Api, ART dan Dua Balita Jadi Korban Kebakaran Rumah di Semarang
“Tersangka 1 orang, kejadian 19 Agustus 2026 hari Rabu,” kata Sena kepada wartawan, Rabu (3/9/2026).
Tersangka berinisial SD (45) warga Gayamsari, Kota Semarang, ditangkap di rumahnya Rabu (2/9/2026). Penangkapan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan usai korban yang bernama Suwarti melapor.
“Korban berjalan seorang diri, pelaku (tersangka) sendirian naik sepeda motor jenis Honda Beat, tahu korban bawa tas, apalagi lansia, dirampas sehingga korban terseret,” sambungnya.
Mengenai jaket ojol yang dikenakan, Sena memastikan itu hanya modus tersangka saat beraksi. Dia sempat berpura-pura bertanya alamat ke korban sebelum merampas tas.
“Setelah didalami, dari keterangan sementara, yang bersangkutan itu ada 12 TKP lain, kami masih dalami lagi,” tandas Sena yang ke depan akan bertugas sebagai Kapolres Sukoharjo itu.
Baca Juga:Evaluasi MBG, Hentikan KDMP! Teriakan Mahasiswa Menggelegar di Tugu Muda Semarang
Kontributor : Eka Setiawan