Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Harga cabai di Pasar Manis Purwokerto meroket hingga Rp80.000/kg akibat minimnya pasokan dari petani karena peremajaan tanaman dan kekeringan.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB
Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!
Aneka cabai dan sayuran di lapak pedagang, Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. ANTARA/Sumarwoto
Baca 10 detik
  • Harga berbagai jenis cabai di Pasar Manis Purwokerto mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp80.000 per kilogram.
  • Lonjakan harga tersebut disebabkan oleh minimnya pasokan akibat peremajaan tanaman petani dan faktor cuaca kekeringan.
  • Keterbatasan pasokan cabai di pasaran diperkirakan akan terus berlangsung hingga tanaman baru memasuki masa panen.

SuaraJawaTengah.id - Harga cabai di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali meroket. Minimnya pasokan dari petani akibat peremajaan tanaman dan kekeringan membuat harga sejumlah komoditas cabai menembus Rp80.000 per kilogram.

Kenaikan paling terasa terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas yang menjadi salah satu kebutuhan dapur masyarakat itu kini dijual Rp80.000 per kilogram, naik dari sekitar Rp75.000 per kilogram dalam sepekan terakhir.

“Harga cabai rawit merah hari ini kembali naik menjadi Rp80.000 per kilogram setelah sempat bertahan di kisaran Rp75.000 per kg dalam satu pekan terakhir,” kata pedagang sayuran, Anjar, di Pasar Manis Purwokerto, Minggu (27/9/2026).

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau. Harganya kini mencapai Rp70.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp60.000 per kilogram.

Baca Juga:Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029

Sementara cabai merah besar naik dari Rp55.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Adapun cabai merah keriting masih bertahan di kisaran Rp65.000 per kilogram setelah sebelumnya naik dari Rp60.000 per kilogram.

Menurut Anjar, lonjakan harga tersebut tidak lepas dari pasokan cabai yang semakin terbatas dari petani.

“Kenaikan harga beberapa jenis cabai ini dipengaruhi oleh minimnya pasokan dari petani,” ujarnya.

Tanaman Lama Tak Lagi Produktif
Kenaikan harga cabai tersebut diperkirakan belum akan segera berakhir. Saat ini petani di sejumlah sentra cabai masih berada dalam masa peremajaan tanaman.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan kenaikan harga cabai di wilayahnya memang terjadi, meski menurutnya belum terlalu signifikan dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

Baca Juga:Dari Peluit Parkir Menuju Ka'bah: Kisah Sucipto, Kumpulkan Recehan Selama 12 Tahun Demi Pergi Haji

Ia menjelaskan, pasokan cabai saat ini masih mengandalkan sisa produksi tanaman lama. Sementara tanaman baru belum memasuki masa produksi.

“Aneka cabai yang dijual saat ini merupakan sisa panen dari tanaman lama karena tanaman baru belum produksi,” kata Gatot.

Kondisi tersebut membuat pasokan di tingkat pasar menjadi terbatas. Ketika permintaan tetap berjalan, berkurangnya pasokan pun langsung mendorong harga naik.

Kekeringan Memperparah Pasokan
Petani pegiat Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) Kabupaten Banjarnegara, Teguh Suprapto, mengatakan kondisi serupa terjadi di sejumlah sentra cabai, termasuk Banjarnegara.

Petani saat ini tengah melakukan regenerasi atau peremajaan tanaman. Masalahnya, tanaman baru belum bisa langsung menggantikan produksi tanaman lama yang mulai tidak produktif.

Teguh memperkirakan tanaman baru mulai dapat dipanen pada akhir Oktober 2026. Artinya, hingga masa tersebut, pasokan cabai masih berpotensi terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini