Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Siswa kelas X SRT Pati dikeroyok 14 rekan sekolah hingga luka parah dan gigi patah. Korban disuruh guru mengaku jatuh. Keluarga tempuh jalur hukum.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:15 WIB
Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam
Korban kekerasan pengeroyokan di SRT Pati. [Kontributor/Singgih Tri]
Baca 10 detik
  • Siswa kelas X Sekolah Rakyat Terpadu Pati berinisial D mengalami pengeroyokan brutal oleh belasan teman sekolahnya pada 29 September 2026.
  • Korban menderita luka fisik parah termasuk gigi patah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat kejadian tersebut.
  • Keluarga korban bersama kuasa hukum telah melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polresta Pati karena pihak sekolah dinilai tidak kooperatif.

Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SRT Pati Fachrudin Dwi Saputro mengatakan, pihak sekolah mengetahui kejadian setelah mendapat laporan dari siswa. Wali yang bertugas kemudian mendatangi lokasi dan mendapati kejadian telah dilerai oleh siswa lainnya.

“Untuk berita yang sedang viral saat ini, kami sedang mendalaminya bersama tim guru, wali asuh dan wali asrama. Apa pun alasan dan latar belakangnya, kami tidak membenarkan tindakan tersebut,” kata Fachrudin saat ditemui di SRT, Rabu, 7 Oktober 2026.

Setelah kejadian, korban sempat diajak untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, korban saat itu memilih beristirahat.

Pihak sekolah kemudian memisahkan kamar korban dari lingkungan pengasuhan dan tetap melakukan pemantauan. Keesokan harinya, kondisi korban dinilai memerlukan pemeriksaan medis. Korban kemudian dibawa ke IGD untuk mendapatkan penanganan.

Baca Juga:Jumlah Korban Keracunan MBG di Pati Terus Bertambah, Kini Capai 401 Orang, Posyandu Kena Dampak

“Setelah dirontgen, dari dokter area dada dan leher aman. Hanya ada luka sedikit di bagian gusi. Dinyatakan boleh pulang atau rawat jalan dan diberikan rujukan ke dokter gigi,” jelasnya.

Fachrudin mengatakan, sekolah juga masih mendalami jumlah dan peran siswa yang terlibat.

Sebab, berdasarkan informasi awal, terdapat siswa yang berupaya memisahkan, sementara lainnya hanya berada di lokasi.

“Jadi kami belum memastikan jumlahnya secara pasti,” bebernya.

Kontributor: Singgih Tri

Baca Juga:KLB Keracunan MBG di Pati: Korban Capai 269 Orang, BGN Ancam Tutup SPPG

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini