- Fadlilah Azmi Safitri merintis BRILink Agen Mirasa di Kabupaten Rembang sejak 2018 dan melayani hingga 100 transaksi harian.
- Usaha keagenan BRI tersebut berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga Fadlilah serta membantu memperlancar transaksi keuangan warga sekitar.
- BRI Kantor Cabang Rembang telah mengelola 2.855 agen untuk memperluas inklusi keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat melalui pengembangan jaringan BRILink Agen.
Kehadiran layanan perbankan berbasis keagenan tersebut tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha dan sumber pendapatan tambahan bagi para mitra, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Fadlilah Azmi Safitri, pemilik BRILink Agen Mirasa yang berlokasi di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Berawal dari usaha warung makan, Fadlilah berhasil mengembangkan aktivitas usahanya dengan menjadi mitra BRILink Agen sejak tahun 2018.
Kini, BRILink Agen Mirasa menjadi salah satu pilihan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan sehari-hari, dengan rata-rata layanan mencapai 90 hingga 100 transaksi per hari.
Berawal dari Warung Makan, Kini Berkembang Menjadi BRILink Agen
Baca Juga:Dulu Cuma 5 Menit, Kini Harus Memutar 7 Kilometer, Jeritan Warga Mijen Usai Jalan Ditutup
Perjalanan usaha Fadlilah bermula ketika dirinya memutuskan berhenti dari pekerjaan sebagai karyawan dan merintis usaha mandiri dengan membuka warung makan.
Keputusan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga. Di tengah perjalanan mengembangkan usaha kulinernya, Fadlilah mendapatkan tawaran untuk menjadi mitra BRILink Agen dari petugas BRI Unit Pamotan.
Pada awalnya, Fadlilah mengaku belum terlalu tertarik menjalankan usaha layanan transaksi perbankan. Namun, setelah mendapatkan penjelasan mengenai peluang usaha dan melihat kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau, dirinya akhirnya memutuskan mencoba menjadi mitra BRILink Agen pada tahun 2018.
“Awalnya saya membuka warung makan setelah berhenti bekerja sebagai karyawan. Kemudian saya mendapat tawaran dari BRI Unit Pamotan untuk menjadi BRILink Agen. Sebenarnya saat itu saya belum terlalu tertarik, tetapi akhirnya saya mencoba menjalankannya. Alhamdulillah, usaha ini terus berjalan dan berkembang hingga sekarang,” ungkap Fadlilah.
Dengan ketekunan dan konsistensi dalam memberikan pelayanan, usaha keagenan yang awalnya menjadi aktivitas tambahan tersebut perlahan berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan keluarga.
Baca Juga:Biaya Giling Padi Bisa Hemat 60 Persen, Pemprov Jateng Perluas Elektrifikasi Penggilingan
Fadlilah pun terus berupaya membangun kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan transaksi yang cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan pelanggan.
Layani hingga 100 Transaksi Per Hari, Permudah Aktivitas Keuangan Masyarakat
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi perbankan yang praktis, BRILink Agen Mirasa terus menunjukkan perkembangan positif.
Saat ini, Fadlilah melayani rata-rata 90 hingga 100 transaksi setiap hari, dengan beragam jenis transaksi yang dibutuhkan masyarakat.
Layanan yang tersedia antara lain setor tunai, tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, pembayaran PDAM, pembayaran angsuran perusahaan pembiayaan atau multifinance, serta transaksi setoran tunai untuk kebutuhan operasional perusahaan.
Pelanggan BRILink Agen Mirasa berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga pekerja dan pelaku usaha di lingkungan perkantoran.
Untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, BRILink Agen Mirasa beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
Jam operasional yang relatif panjang tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan di luar jam operasional kantor bank.
“Keberadaan BRILink Agen sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan layanan transaksi dengan cepat dan mudah. Masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor bank untuk melakukan transaksi tertentu karena sekarang sudah tersedia layanan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka,” jelas Fadlilah.
Menurutnya, kecepatan pelayanan, kemudahan akses, serta kepercayaan pelanggan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha keagenan.
Menjadi BRILink Agen, Dorong Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
Bagi Fadlilah, menjadi mitra BRILink Agen bukan sekadar menjalankan usaha tambahan, melainkan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Pendapatan yang diperoleh dari usaha warung makan dan layanan BRILink Agen memberikan kontribusi terhadap penguatan kondisi ekonomi keluarga.
Fadlilah mengaku merasakan perubahan yang signifikan dibandingkan ketika masih bekerja sebagai karyawan. Melalui ketekunan mengembangkan usaha, dirinya kini mampu memiliki rumah dan meningkatkan fasilitas kendaraan keluarga.
“Alhamdulillah, sejak menjalankan usaha dan menjadi BRILink Agen, kondisi ekonomi keluarga semakin baik. Dahulu ketika masih menjadi karyawan kami belum memiliki rumah. Sekarang, berkat usaha yang terus berkembang, kami sudah bisa memiliki rumah sendiri dan mengganti kendaraan keluarga,” tuturnya.
Pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi Fadlilah untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang telah mempercayakan kebutuhan transaksinya kepada BRILink Agen Mirasa.
Tidak Hanya Melayani Transaksi, tetapi Juga Membantu Masyarakat Menghindari Penipuan
Dalam menjalankan usaha keagenan, Fadlilah juga menghadapi beragam pengalaman saat melayani pelanggan.
Pada masa awal menjadi BRILink Agen, dirinya mengaku cukup sering mendapatkan pertanyaan maupun keluhan dari masyarakat mengenai biaya layanan transaksi, terutama ketika melakukan penarikan tunai.
Melalui komunikasi dan edukasi yang baik, Fadlilah berupaya memberikan pemahaman kepada pelanggan mengenai mekanisme dan biaya layanan yang berlaku.
Selain melayani transaksi, Fadlilah juga berupaya meningkatkan kewaspadaan pelanggan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan layanan keuangan.
Ia mengaku beberapa kali menjumpai pelanggan yang hendak melakukan transaksi mencurigakan sehingga perlu diberikan penjelasan dan diingatkan agar lebih berhati-hati.
“Dalam melayani pelanggan, kami tidak hanya berusaha membantu transaksi agar berjalan lancar. Kami juga sering mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan. Kalau ada transaksi yang terlihat mencurigakan, biasanya kami berusaha memberikan penjelasan terlebih dahulu agar pelanggan tidak menjadi korban,” ujarnya.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keberadaan BRILink Agen juga memiliki peran dalam membantu meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat saat melakukan transaksi keuangan.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Fadlilah juga merasakan dukungan BRI, khususnya dalam membantu kebutuhan pengelolaan likuiditas untuk melayani transaksi setor dan tarik tunai pelanggan.
Ke depan, Fadlilah berharap kemitraan dengan BRI dapat terus berkembang, termasuk melalui evaluasi sebaran agen dan biaya layanan agar manfaatnya semakin optimal bagi mitra maupun masyarakat.
BRI Dorong BRILink Agen sebagai Penggerak Inklusi Keuangan dan Ekonomi Kerakyatan
Pada kesempatan terpisah, Pemimpin Kantor Cabang BRI Rembang, Prabowo Hadi Saputro, menyampaikan bahwa kisah perjalanan usaha BRILink Agen Mirasa merupakan contoh nyata bagaimana kemitraan BRILink Agen dapat memberikan manfaat ganda, baik dalam memperluas akses layanan keuangan maupun menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Hingga saat ini BRI Kantor Cabang Rembang telah mengelola 2.855 BRILink Agen dengan volume transaksi Rp 4.364.873 juta (Rp. 4,3 T)
Menurutnya, keberadaan BRILink Agen menjadi salah satu bagian penting dari strategi BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat, mudah diakses, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Perjalanan Ibu Fadlilah Azmi Safitri menjadi contoh bagaimana BRILink Agen dapat tumbuh bersama usaha yang dijalankan masyarakat. Tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi warga sekitar, keberadaannya juga menciptakan peluang tambahan pendapatan bagi agen dan mendukung aktivitas ekonomi di lingkungannya,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem BRILink Agen sejalan dengan komitmen BRI dalam memperkuat inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses layanan perbankan yang lebih dekat dan fleksibel.
Melalui kemitraan dengan masyarakat, BRI berupaya memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus membuka kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperoleh sumber penghasilan tambahan.
“Kami berharap para mitra BRILink Agen dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat. Dengan jaringan yang semakin dekat, masyarakat dapat memperoleh layanan keuangan dengan lebih mudah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah,” imbuhnya.
Prabowo menambahkan bahwa BRI akan terus memperkuat kualitas layanan dan ekosistem BRILink Agen melalui pengembangan kemitraan, peningkatan kapasitas agen, serta dukungan layanan transaksi yang aman dan andal.
Menurutnya, keberhasilan mitra seperti BRILink Agen Mirasa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan potensi usaha melalui pemanfaatan ekosistem layanan keuangan BRI.
Kisah Fadlilah Azmi Safitri membuktikan bahwa kemitraan antara perbankan dan pelaku usaha lokal dapat menciptakan peluang ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui penguatan jaringan BRILink Agen, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan hingga ke berbagai wilayah Indonesia.