SuaraJawaTengah.id - Koordinator Relawan Prabowo-Sandi (PADI) Jawa Tengah, Sudirman Said, mengatakan jika pembagian sembako dan serangan fajar sudah tidak mempan untuk membeli suara pemilih di Pemilu 2019.
Hal itu disampaikan Sudirman saat menemui para relawan yang tergabung dalam BEM (Barisan Emak-Emak Militan) dan masyarakat nelayan di Desa Bulakamba, Brebes, Jateng, Kamis (4/4/2019).
Sudirman meyakini masyarakat sudah pandai membedakan mana kandidat yang baik mana dan kandidat yang sekedar jualan janji tanpa bukti.
"Masyarakat sudah pandai, sudah mampu membedakan, karena itu meskipun diiming-imingi dengan sembako atau serangan fajar, tidak akan menggoyahkan pilihan masyarakat," kata Sudirman Said.
Menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pemimpin yang kuat yang bisa melindungi dan mengayomi seluruh tumpah darah Indonesia.
"Bisa menciptakan keadilan dan memperbaiki kondisi ekonomi, serta bisa menjadikan Indonesia disegani negara-negara lain," bebernya.
Selain itu, di hadapan para nelayan, Sudirman Said mendapatkan curhatan dan keluhan para nelayan yang mengalami kesulitan mencari ikan dari faktor perizinan.
Nelayan bernama Robani bercerita, ia tinggal di Brebes untuk melaut dia harus mengurus izin ke Semarang dan Bandung. Namun begitu, dia mengaku masih tidak bisa melaut.
Terkait hal itu, Robani mengaku bakal memilih pemimpin yang bisa menyejahterakan nasib nelayan seperti dirinya. Dia pun berharap pemimpin Indonesia nantinya bisa seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha di Daerah Keluhkan Bisnisnya Turun
"Ini laut-laut kita. Presiden seharusnya menjadi bapaknya nelayan. Bu Susi jadi ibunya nelayan. Keduanya harusnya melindungi nelayan, tapi ini kami mau melaut saja susahnya setengah mati,” curhat Robani.
Karena itu, Robani menyatakan akan memilih pemimpin yang memperhatikan nasib para nelayan.
"Jangan dikira masyarakat desa tidak paham. Kami mengerti, kami akan memilih pemimpin yang memperhatikan nasib kami. Karena itu meski diberi sembako, diberi uang, kami tidak akan goyah," tandas Robani.
Menanggapi keluhan tersebut, Sudirman menyatakan perhatian terhadap perbaikan nasib petani dan nelayan merupakan program pasangan Prabowo-Sandi.
"Tunggu saja, kami tidak akan memberi janji, tapi bukti nanti saat Prabowo-Sandi menang di Pemilu perhatian dan perbaikan nasib nelayan sudah ada dalam program kami," tukas Sudirman.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Kardus Serangan Fajar Bowo Sidik Dibongkar Lagi, Berisi 15 Ribu Amplop
-
Luhut Beri Amplop ke Kyai, Fahri Hamzah: Melukai Proses Pemilu!
-
Luhut Beri Amplop ke Kiai, Pengamat: Bawaslu Harus Selidiki
-
Prabowo Batal ke Aceh Hari Ini, BPN Minta Maaf
-
Ikuti Instruksi Nasional, GP Ansor Ponorogo Siapkan Aksi Rabu Putih
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar
-
Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor