M Nurhadi
Rabu, 06 Mei 2026 | 10:29 WIB
Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPR RI sekaligus Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti saat meninjau langsung Gudang Bulog Gumilir di Kabupaten Cilacap, Selasa (5/5/2026).
Baca 10 detik
  • Novita Wijayanti meninjau Gudang Bulog Gumilir, Cilacap, pada 5 Mei 2026 untuk memastikan ketersediaan stok beras surplus di Jawa Tengah.
  • Bulog diwajibkan membeli gabah petani seharga Rp6.500 per kilogram guna menjaga kesejahteraan petani serta memastikan kualitas pangan tetap terjaga baik.
  • Pemerintah mengawasi distribusi pangan dari hulu ke hilir untuk mencegah spekulasi harga demi mencapai target swasembada pangan yang berdaulat nasional.

SuaraJawaTengah.id - Bendaahara Fraksi Partai Gerindra DPR RI Novita Wijayanti memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Jawa Tengah mengalami surplus, sehingga masyarakat setempat tidak perlu khawatir.

Hal itu diungkapkan Novita saat meninjau langsung Gudang Bulog Gumilir di Kabupaten Cilacap, Selasa (5/5/2026).

Dia menjelaskan, kunjungan kerja ini memang bertujuan memantau langsung ketersediaan stok beras pemerintah, serta memastikan kualitas pangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat tetap terjaga.

Surplus Pangan dan Visi Swasembada

Dalam keterangannya di hadapan media, Novita Wijayanti menegaskan saat ini kondisi pangan nasional berada pada jalur yang tepat.

Peningkatan serapan gabah dari petani lokal, menjadi salah satu faktor kunci mengapa stok di gudang-gudang Bulog, khususnya di wilayah Jawa Tengah, tetap aman.

“Surplus stok sudah tercapai. Ini jadi bukti langkah pemerintah menjaga ketahanan pangan berjalan baik. Ini harus dipertahankan," kata Novita, dikutip Rabu (6/5/2026).

Novita yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VIII Banyumas-Cilacap ini menjelaskan, ketercapaian surplus ini bukan sekadar angka di atas kertas.

Menurutnya, situasi tersebut hasil dari sinergi antara kebijakan pemerintah pusat, manajemen Bulog yang efektif, dan kerja keras para petani.

Baca Juga: Duh! Ekonomi Jadi Pemicu Utama, Ribuan Istri di Cilacap Pilih Jadi Janda, Banyak dari Kalangan TKW

Dia mengatakan, stabilitas stok beras adalah fondasi utama agar Indonesia bisa segera mencapai swasembada pangan yang berdaulat.

Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPR RI sekaligus Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti saat meninjau langsung Gudang Bulog Gumilir di Kabupaten Cilacap, Selasa (5/5/2026).

Keberpihakan pada Petani

Selain meninjau fisik stok beras, Novita juga menyoroti aspek kesejahteraan petani sebagai pilar utama ketahanan pangan.

Ia menekankan pentingnya peran Bulog dalam menyerap hasil panen rakyat dengan harga yang adil sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Novita menegaskan, pemerintah melalui Bulog harus konsisten membeli gabah petani di harga Rp6.500 per kilogram.

Hal ini krusial untuk memastikan petani tetap memiliki margin keuntungan yang layak di tengah biaya produksi yang dinamis.

Load More