SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan kerja di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Daerah itu merupakan tempat tinggal Sudriman Said, rival politiknya saat bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 silam.
Kunjungan Ganjar ke tanah kelahiran Sudirman Said merupakan kedua kalinya, di awal kunjungannya yakni saat kampanye Pilgub Jateng 2018.
Saat itu, Ganjar berupaya mengucapkan selamat ulang tahun ke pada Sudirman Said dengan langsung datang ke rumahnya. Namun hanya bertemu adik Sudirman Said kala itu, yang rumahnya berdekatan dengan Sudirman Said.
Pada kunjungan kedua kalinya, Senin (15/4/2019), atas nama Pemprov Jawa Tengah, Ganjar memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Slatri.
Rumah tidak layak huni (RTLH) yang direnovasi adalah milik Ahmad Judin bin Mawad (75), warga Slatri RT 10, RW 1, Kecamatan Larangan. Rumah itu berjarak sekitar 150 meter dari kediaman Sudirman Said, yang kini juga kembali berseberangan dalam mendukung capres dan cawapres di Pemilu 2019.
Judin merupakan warga Slatri yang berulangkali menjabat sebagai pembantu kepala desa setempat. Karena usia, kini dirinya hanya tinggal bersama istrinya, Sana'ah (70), dengan kondisi bagian belakangnya hampir runtuh.
"Ini adalah respons terbanyak dari masyarakat yang melapor lewat medsos. Pas kita kunjungan kita ke Brebes menyerahkan bantuan APBD, kita coba respons apa yang jadi masukan dari masyarakat," kata Ganjar sambil menyerahkan bantuan RTLH.
Mengetahui jarak rumah Judin tak jauh dari rumah Sudirman Said, Ganjar merasa kaget dan mengaku bukan suatu hal disengaja dan hanya kebetulan.
"Oh iya to. Ooh yang tadi itu ya. Yang tadi itu ya, tempat rumah saudaranya pak Sudirman Said. Saya pernah ke sana kan dulu ketika kampanye (Pilgub 2018)," ucap Ganjar yang datang mengenakan blangkon beskap.
Baca Juga: Kelar Diperiksa KPK, Siesa Bungkam Dicecar Isu Dekat dengan Bowo Sidik
Ganjar mengatakan, dalam melaksanakan program dirinya tidak memandang perbedaan pandangan politik antara dirinya dengan Sudirman Said. Apalagi bantuan RTLH merupakan amanah undang-undang yang harus disampaikan.
"Mudah-mudahan pemilihan (Pemilu) itu tidak akan bisa memisahkan rasa kemanusiaan dan persaudaraan kita. Ini daerah pak Sudirman Said yang justru kita bantu. Justru di sini yang saya datangi dulu," kata Ganjar.
Ganjar juga menyerahkan bantuan RTLH pada Ruslan Warga Tegalglagah RT 01/01 Kecamatan Bulakamba dan Abdul Rokhim warga Lamaran RT 11, RW 7, Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan. Setelah menyerahkan bantuan renovasi RTLH, Ganjar juga mengajak warga Slatri untuk rembugan berbagai persoalan di daerahnya bersama Bupati dan Wakil Bupati Brebes.
"Sengaja saya sehari melakukan kunjungan kerja ke Brebes. Alhamdulillah kalau tahun kemarin Rp 100 miliar lebih, sekarang Rp 200 miliar lebih. Semoga bisa dimanfaatkan untuk infrastruktur pendidikan kesehatan dan lainnya," ucapnya.
Adanya bantuan RTLH itu, Ganjar berharap mampu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan. Apalagi, lanjut dia, kabar baik jika harga brambang (bawang merah) sudah melambung.
"RTLH agar kualitas hidup makin baik, sehingga dengan harga brambang naik ini jadi kado indah. Brebes harus jadi rajanya brambang. Ada yang dijual mentah dan diolah. Setelah diolah dikemas dengan baik. Agar bisa dijual di mall," tukas Ganjar.
Berita Terkait
-
Dituding Halangi Izin Kampanye Prabowo, Ganjar: Kok Saya yang Dituduh
-
Di Depan Sudirman Said, Warga Sebut Menteri Susi Ibunya Nelayan
-
Gegara Komputer Kena Virus, UNBK di SMA Ini Terpaksa Diulang
-
Dilaporkan Alaska ke Bareskrim, Sudirman Said Merasa Difitnah
-
Teknologi Hologram Jadi Strategi Ma'ruf Amin Jangkau Daerah Terpencil
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Resmi! Malut United Hijrah ke Semarang, Berganti Nama Jadi Java United FC