SuaraJawaTengah.id - Rofik Asharudin (22) pelaku bom bunuh diri di depan Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) ternyata sempat menghilang dari rumahnya di Dukuh Kranggan, RT 001/RW 02, Wirogunan, Sukoharjo.
Rofik menghilang lebih kurang selama seminggu, sebelum akhirnya kembali ke rumahnya sendiri.
Ketua RT 001, Joko Suwanto mengungkapkan, keanehan perilaku sosok Rofik yang sudah terlihat sejak lulus dari MAN 2 Solo. Kemudian, perilaku aneh tersebut semakin menjadi saat Rafik berjualan gorengan di Solo.
"Sejak berjualan gorengan di Solo dan bertemu dengan temannya di Solo, perilakunya menjadi aneh. Tidak seperti remaja pada umumnya. Dia juga sempat menghilang dari rumah," jelas Joko, Selasa (4/6/2019).
Joko melanjutkan, pihak keluarga juga sempat mencari keberadaan Rofik. Tetapi, tidak ditemukan. Hingga lebih kurang satu minggu, Rofik kembali ke rumahnya dengan sendirinya.
"Katanya habis dari rumah temannya di Semarang. Dia pulang sendiri ke rumah," ucapnya.
Sementara itu, sampai saat ini rumah Rofik masih dijaga ketat oleh personel gabungan dari TNI dan Polri. Garis polisi juga masih membentang di sekitar kediaman Rofik.
Untuk diketahui, Rofik Asharudin mencoba melakukan aksi bom bunuh diri di Pospam Kartasura pada pukul 23.30 WIB. Dalam aksi tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya saja Rofik mengalami kritis akibat bom tersebut.
Saat ini Rofik masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Semarang Jawa Tengah, setelah sebelumnya sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Kartasura dan RS Muwardi, Solo.
Baca Juga: Bomber Bunuh Diri Kartasura Rofik Asharudin Gunakan Bom Pinggang
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Bomber Bunuh Diri Kartasura Rofik Asharudin Tak Masuk Jaringan Teroris
-
Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Bekerja Sebagai Penjual Gorengan
-
Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Rofik Asharudin Terpapar Paham ISIS
-
Dua Kemungkinan Sumber Rofik Asharudin Belajar Bikin Bom Bunuh Diri
-
Pagi Ini, Petugas Kembali Menggeledah Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama