SuaraJawaTengah.id - Ustaz Widodo, khatib Salat Id di Klaten yang mendadak terkenal setelah video khotbahnya viral di media sosial karena dituding berbau politik praktis akhirnya buka suara.
Widodo, yang dihubungi Suara.com, Kamis (13/6/2019), mengatakan apa yang disampaikannya dalam khotbah pada Salat Id lalu di lapangan Garden, Kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah tidak terkait politik praktis atau menyinggung calon presiden dalam pemilu 2019.
Ia mengatakan hanya menyampaikan isu-isu yang sedang diulas oleh media-media di Tanah Air saat ini.
"Yakni masalah ekonomi yang terjadi saat ini. Dan itu banyak disampaikan di media," terangnya saat dihubungi Suara.com via telepon.
Widodo menambahkan, awalnya saat ia memulai khotbah semua berjalan wajar. Baru memasuki alenia kedua, ada sekelompok jamaah yang berdiri dari tempat duduknya. Ia mengklaim hanya sekelompok kecil jemaah yang meninggalkan Salat Id ketika ia berkhotbah.
"Paling sekitar delapan sampai 10 orang saja yang saat itu bangkit dari tempat duduk. Jadi bukan semuanya atau sebagian besar," ucapnya.
Widodo juga menegaskan bahwa, dirinya tidak berniat menyindir atau menyinggung salah satu calon presiden.
"Mungkin ada yang beda persepsi mengenai isi dari khotbah. Dan saya hanya menyampaikan seperti yang terjadi saat ini. Bukan menyinggung salah satu capres," katanya.
Adapun dalam video viral tersebut, terlihat sejumlah jemaah berdiri meninggalkan Salat Id saat Ustaz Widodo berkhotbah. Dalam video itu terdengar beberapa jemaah mengeluhkan isi khotbah yang menyinggung soal politik.
Baca Juga: Khotbah Salat Ied Ditinggal Jemaah, Camat Trucuk: Naskah Dari Internet
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Apa Ada Brand Sepatu Lokal Klaten? Ini Merek dan 9 Seri Terlarisnya di Shopee
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang
-
Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI
-
Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik
-
Mooncake Festival Dorong Pecinan Semarang Jadi Ruang Budaya yang Hidup
-
Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG