SuaraJawaTengah.id - Pemuda berusia 24 tahun berinisial AP di Desa Mangli, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tega memaksa adik perempuannya, RM (19), untuk mencuri uang tetangga.
RM terpaksa menuruti desakan sang kakak karena diancam dibunuh. Sebab, saat menyuruh mencuri, AP mengalungkan celurit ke leher RM.
Setelah menyiyakan desakan AP, sang adik menerobos masuk rumah tetangganya. Kala itu, Mainah si penghuni rumah tak ada. Sementara AP hanya mengawasi dari luar rumah.
“Setelah sang adik berhasil membawa harta dalam rumah itu, semuanya diambil si kakak. Hasilnya digunakan AP untuk membeli minuman keras serta bermain perempuan. Dia pakai uang itu untuk karaoke barang wanita dan berjudi,” kata Kapolsek Kuwarasan Iptu Marheni dalam pernyataan tertulis yang didapat Suara.com, Senin (19/8/2019).
Ia menuturkan, AP sebenarnya sudah lama mengincar uang Rp 8 juta yang ada dalam rumah Mainah. Setelah mendapat harta curian itu, AP berpesta foya-foya selama tiga hari tiga malam bersama perempuan dan teman-temannya.
"Berdasarkan pengakuan, tersangka AP juga menggunakan uang itu untuk mentraktir 10 temannya menyewa jasa PSK,” tuturnya.
Ia mengatakan, kasus ini terkuak setelah Mainah mencurigai perilaku AP yang aneh. Dia dan warga sempat bertanya ke AP perihal uang yang hilang, tapi tak mengaku.
Tak putus asa, Mainah mempertanyakan perihal pencurian itu ke RM. Sang adik akhirnya menceritakan semua perbuatan kakaknya.
Kekinian, AP dan RM disangkakan melanggar Pasal 363 ayat 1 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Bantahan Taufik Kurniawan: Uang Untuk Kampanye, Bukan Memuluskan DAK
-
Tipikor Semarang Akan Sidangkan Wakil Ketua DPR
-
Kasus Suap DAK Kabupaten Kebumen, KPK Periksa 3 Anggota DPR RI
-
Kasus DAK Kebumen, KPK Kembali Perpanjang Penahanan Taufik Kurniawan
-
Suap DAK Kebumen, KPK Panggil Anggota DPR dari Fraksi PAN dan Golkar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman