SuaraJawaTengah.id - Sebuah fakta terkait kasus pembunuhan berlatar cinta segitiga terungkap saat rekonstruksi yang digelar Polresta Solo, Senin (2/9/2019). Tersangka, Andreas Kurniawan (36) membunuh korbannya, Bunto Tano (44) menggunakan pisau dapur.
Pisau itu ditusukkan oleh tersangka ke perut korban saat korban hendak bangkit dari kursi.
Pisau yang digunakan oleh pelaku ini didapatkan dari warung makan Gula Batu yang berlokasi tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Awalnya, tersangka hanya hendak lewat rumah makan itu menuju rumah mertuanya di Jalan Sri Gading 3 Turisari, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjasari, Solo.
Tetapi, saat hendak masuk, tersangka melihat sebuah pisau dapur yang tergeletak di meja.
Tanpa pikir panjang, tersangka mengambil dan menyelipkannya di saku celana bagian belakang. Tersangka kembali ke TKP dengan membawa pisau.
Aksi penusukan dilakukan tersangka di rumah mertuanya di Mangkubumen RT 2 RW 12.
Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mengatakan, penusukan dilakukan saat adegan ke-23.
"Usai mengambil pisau, tersangka ini kembali ke rumah mertuanya dari belakang dan melihat korban duduk di kursi. Terjadi cekcok, dan tersangka menusuk perut korban," kata Fadli usai memimpin jalannya rekonstruksi.
Korban, kata Fadli, ditusuk menggunakan pisau dapur sebanyak satu kali. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit oleh saksi.
Baca Juga: Ambulans Desa yang Ikut Antarkan 4 Jenazah Korban Pembunuhan di Banyumas
Dalam rekonstruksi itu turut dihadiri oleh pihak kejaksaan negeri (Kejari) Solo. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Albert Roni mengatakan, pihaknya mengikuti setiap adegan dalam rekonstruksi.
"Kami mencari kesesuaian antara keterangan tersangka dan saksi dengan yang terjadi di lapangan. Jika nanti ada ketidaksesuaian kami menunggu berkas perkaranya," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Jalani Rekonstruksi, Pembunuh Berlatar Cinta Segitiga Peragakan 40 Adegan
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi, Keluarga Hasbullah Minta Pelaku Dihukum Mati
-
Bunuh Ayah Kandung Pakai Linggis, Polisi Periksa Kejiwaan Suherman
-
Kabur ke Hutan, Bau Pembunuh Gadis Badui Terendus Anjing Pelacak
-
Kerap Perang Mulut, Istri Suruh Orang Bunuh Sang Suami saat Tidur
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang
-
Viral Boleh, Hoaks Jangan: Pakar Hukum hingga PWI Jateng Ungkap Efek Hukum Konten Misleading
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat