SuaraJawaTengah.id - Polda Jawa Tengah masih menyelidiki insiden ledakan gudang amunisi Mako Brimob Srondol, Kota Semarang.
Untuk mengungkap penyebab meledaknya bom yang merupakan sisa perang dunia, polisi pun masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di gudang amunisi tersebut.
Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Rycko Amelza Dahniel menyampaikan, untuk pengamanan di lokasi baru selesai Rabu (18/9/2018) lalu. Dan seluruh bom sisa perang yang ada di gudang sudah berhasil dikeluarkan.
"Seluruhnya sudah bisa didisposal oleh Mako Brimob Jakarta, kemudian Kamis (19/9/2019) kami melakukan oleh TKP untuk memastikan penyebab terjadinya ledakan. Dan sampai hari ini masih bekerja," terang Kapolda saat ditemui Suara.com di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (20/9/2019).
Olah TKP ini, lanjut Kapolda melibatkan sejumlah pihak seperti laboratorium kriminil (Labkrim), Pusiden, Inafis dan juga dari penyidik Polda Jateng.
"Kalau hasilnya sudah keluar saya sampaikan. Sementara itu belum ada hasilnya. Nanti kami lihat dulu apakah ini ada kelalaian, korsleting atau ada kelalaian dalam penyimpanan," katanya.
Atau, sambungnya, bom peninggalan perang dunia itu mengalami korosit. Mengingat, usia bom yang disimpan di gudang tersebut sudah cukup tua.
"Karena itu kan sudah puluhan tahun, tapi yang paling mungkin terjadi korosit karena sudah terlalu lama dan tidak dilakukan disposal," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Ogah Berpisah sama Selingkuhan, Video ML Guru Berhijab Sengaja Disebar
Berita Terkait
-
Sisa Bom Ledakan Mako Brimob Srondol Mulai Dimusnahkan
-
Rusak Akibat Ledakan Gudang Amunisi, Puluhan Rumah Diperbaiki Polda Jateng
-
Tim Jibom Mulai Amankan Lokasi, Kapolda Jateng: Potensi Ledakan Masih Ada
-
Gudang Amunisi yang Meledak Ternyata Berbatasan Langsung Dengan Permukiman
-
Kata Saksi Mata soal Ledakan Gudang Amunisi di Mako Brimob Semarang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama