SuaraJawaTengah.id - Dukungan terhadap putra sulung Presiden Joko Widodo ( Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020 mulai muncul. Dukungan ini seperti yang dilakukan oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam Forum Muda Visioner.
Sebagai bentuk dukungannya terhadap bos Markobar itu, forum muda visioner pun menggelar aksi, yakni mengadakan potong rambut gratis.
Potong rambut gratis ini diadakan di kawasan simpang empat Ngarsapura, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (29/9/2019).
Yang unik, acara potong rambut gratis ini mengikuti model rambut Gibran, yakni under cut. Ada dua tukang potong rambut yang sudah standby. Mereka pun menyiapkan berbagai peralatan potong rambut. Mulai dari gunting, mesin potong rambut hingga pisau kerok.
Aksi ini sudah dimulai sekitar pukul 07.00 WIB sampai gelaran Car Free Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi rampung. Ada puluhan warga yang datang untuk ikut potong gratis.
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut dalam kegiatan ini. Tentunya mereka ditemani oleh orang tuanya.
Antrean pun terlihat karena tingginya antusiasme warga. Satu per satu pun dilayani dengan senang hati. Tidak hanya sekadar potong rambut gratis saja. Tetapi, para peserta potong rambut ini juga mendapatkan snack yang sudah disediakan oleh panitia.
Inisiator dalam aksi ini adalah Antonius Yoga Prabowo. Politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mencari dukungan untuk Gibran.
Yoga percaya, Gibran mempunyai potensi untuk menjadi Wali Kota Solo pada 2020 mendatang.
"Kenapa kami memilih potongan undercut, bahwa ini mewakili anak muda. Dan mas Gibran selama ini juga dianggap sebagai sosok yang mewakili anak muda," katanya.
Baca Juga: Pilwalkot Solo, Nama Gibran Tertutup di DPC PDIP, Tapi Masih Terbuka Di DPP
Menurut Yoga, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap sosok Gibran. Bahwa masyarakat menginginkan agar Gibran maju dalam Pilwalkot 2020 mendatang.
"Ini dukungan kami dan masyarakat yang menginginkan Kota Solo ini ada anak muda yang memimpin. Anak muda dengan enterpreneur yang luar biasa. Dengan integritas yang sudah tidak diragukan lagi," tambahnya.
Salah seorang warga, Alfian (29) mengaku awalnya tidak mengetahui adanya potong rambut gratis. Pas melintas di CFD dia melihat ada potong rambut gratis dan tertarik ikut.
"Menurut saya bagus, apalagi kalau nanti mas Gibran benar maju dalam Pilwalkot. Ya bagus saja kalau ada anak muda yang mau jadi pemimpin," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Pilwalkot Solo, Nama Gibran Tertutup di DPC PDIP, Tapi Masih Terbuka Di DPP
-
Gibran Bisa Maju Pilwalkot Solo Lewat Jalur Independen, Ini Syaratnya
-
Gibran Putra Jokowi Tak Masuk Berkas Calon Wali Kota Solo dari PDIP
-
Bantah Sebar Spanduk Dukungan di Solo, Gibran: Foto Diambil dari Google
-
Spanduk Dukungan Dicopot Satpol PP, Ini Komentar Gibran Rakabuming
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Fakta Skandal Kiai di Pati: Diduga Cabuli 50 Santri, Modus Teror Tengah Malam di Samping Kamar Istri
-
Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng
-
Duh! Ekonomi Jadi Pemicu Utama, Ribuan Istri di Cilacap Pilih Jadi Janda, Banyak dari Kalangan TKW
-
Sri Murdani dan TK yang Menambal Problem Sekolah Inklusi
-
Kasus Ndolo Kusumo Pati, Ini 6 Catatan MUI Pusat dari Sanksi Nonaktif Hingga Pembekuan