SuaraJawaTengah.id - Sejumlah peserta aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Solo menggelar salat magrib berjamaah. Salat digelar tepat di depan pintu masuk ke gedung DPRD. Selain itu, orasi juga dihentikan sementara sampai waktu salat magrib selesai.
Sebelum melaksanakan salat magrib, Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai menyampaikan kepada para pengunjuk rasa agar menghentikan sementara aksinya. Mengingat, sudah terdengar kumandang azan magrib.
"Sudah waktunya magrib, dan terdengar azan. Mohon dihentikan sementara aksinya, dan peserta bisa melaksanakan salat magrib," imbau Kapolresta.
Mendengar imbauan tersebut, peserta aksi pun berhenti. Tetapi, sang orator sempat masih berorasi. Dari peserta pun mengingatkan kepada sang orator untuk berhenti karena sudah terdengar azan magrib.
"Hoy azan, berhenti dulu," teriak para peserta mengingatkan orator
untuk berhenti.
Sementara itu, massa masih tetap bertahan di depan gedung DPRD Solo. Mereka tidak beranjak sedikit pun untuk meninggalkan lokasi. Padahal, dari petugas pengamanan sudah mengimbau kepada peserta aksi untuk segera membubarkan diri.
Mengingat, batas waktu aksi sudah usai yakni pukul 18.00 WIB. Sampai saat ini, peserta aksi masih bertahan dan mereka menyanyikan sejumlah lagu. Seperti Indonesia Raya, Bongkar dan beberapa lagu lainnya.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Massa Aksi 'Solo Bergerak' Belum Datang, Polres Siagakan 1.300 Personel
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan