Chandra Iswinarno
Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:47 WIB
Mbah Warti menunjukkan kedua lengannya yang masih bengkak setelah disengat gerombolan tawon, Selasa (8/10/2019). [Solopos]

Usai menjalani perawatan intensif, Mbah Warti diperkenankan pulang ke rumah pada Rabu (9/10/2019) pagi. Mbah Warti mengaku beruntung langsung tertangani sehingga selamat dari maut.

“Dokter bilang, kalau tidak segera tertangani bisa bahaya karena racun dari sengatan tawon itu bisa masuk ke jantung,” jelas Ismiyati.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, tim Search and Rescue (SAR) Pengamanan Ormas Lingkungan Desa (Poldes) Sepat, Masaran, Sragen, mengevakuasi sarang tawon yang telah menyerang tiga warga Jambanan tersebut pada Selasa (8/10/2019) malam.

Load More