Mbah Warti menunjukkan kedua lengannya yang masih bengkak setelah disengat gerombolan tawon, Selasa (8/10/2019). [Solopos]
Usai menjalani perawatan intensif, Mbah Warti diperkenankan pulang ke rumah pada Rabu (9/10/2019) pagi. Mbah Warti mengaku beruntung langsung tertangani sehingga selamat dari maut.
“Dokter bilang, kalau tidak segera tertangani bisa bahaya karena racun dari sengatan tawon itu bisa masuk ke jantung,” jelas Ismiyati.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, tim Search and Rescue (SAR) Pengamanan Ormas Lingkungan Desa (Poldes) Sepat, Masaran, Sragen, mengevakuasi sarang tawon yang telah menyerang tiga warga Jambanan tersebut pada Selasa (8/10/2019) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap
-
SIG dan Semen Gresik Giatkan Penanaman Pohon di Kawasan Joglo Tani Pabrik Rembang
-
Pakar Hukum Unsoed Buka Suara Soal Penipuan Eks Pegawai Bank di Purwokerto
-
UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan
-
Musim Libur Sekolah, Pertamina Pastikan Stok BBM di SPBU Jateng dan DIY Aman