SuaraJawaTengah.id - Untuk antisipasi menyebarnya Virus Corona, Bandara Ahmad Yani Kota Semarang menyediakan ruangan khusus isolasi bagi penumpang yang diduga terinfeksi virus tersebut.
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Hardi Ariyanto mengatakan, ruang isolasi memang disediakan untuk mengantisipasi virus corona.
"Ruangan tersebut akan memberikan pelayanan khusus bagi penumpang yang terdeteksi terkena virus corona," jelasnya, Kamis (30/28/2020)
Ia mengklaim, ruangan tersebut mampu menetralisir Virus Corona agar tidak menyebar. Hal itu disebabkan, ruangan tersebut sudah disesuaikan agar udara yang membuat virus apapun tidak dapat menyebar.
"Ruangan tersebut sudah kita setting negatif udara. Kalau misal ada penumpang yang terkena Virus Corona bisa langsung dibawa ke ruangan isolasi agar tidak menyebar virusnya. Ruangan ini baru ada di Bandara Ahmad Yani," katanya.
Hardi menyebutkan, ruangan tersebut jika dalam keadaan darurat bisa dimasuki sekitar 10 orang yang terinfeksi Virus Corona. Sedangkan, untuk jumlah ruangan baru ada satu ruangan isolasi yang disiapkan.
"Untuk kali ini baru ada satu ruangan, bisa jadi kedepannya kita akan kembangkan agar pelayanannya semakin bagus. Hal ini sangat penting karena taruhannya adalah nyawa," paparnya.
Selain itu, pihak bandara juga memperketat pengamanan di Bandara Ahmad Yani dengan alat-alat pendeteksi Virus Corona.
"Setiap kali masuk bandara dan keluar bandara ada tim khusus yang memeriksa kesehatan penumpang untuk mengidentifikasi gejala virus corona sepeti batuk-batuk, panas demam dan sesak napas," katanya.
Baca Juga: Virus Corona Masuk Filipina, Dibawa Perempuan China dari Wuhan
Untuk itu, ia menjamin keselamatan penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani merupakan nomor satu. Bahkan pihaknya sudah bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit Kariyadi Semarang agar yang terkena virus corona bisa langsung dirujuk ke rumah sakt tersebut.
"Bandara Ahmad Yani menjamin keselamatan penumpang. Segala hal yang mengancam kesehatan terutama virus corona telah disiapkan. Untuk itu masyarakat jangan panik dan tetap santai," lanjutnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Virus Corona Masuk Filipina, Dibawa Perempuan China dari Wuhan
-
TKW Dari Hongkong yang Dirawat RSUD Sidoarjo, Negatif Virus Corona
-
Sebelum Dinyatakan Negatif Virus Corona, Pasien di RSHS Diperiksa Dua Kali
-
Bahas Evakuasi WNI di Wuhan, dari Setneg Para Menteri Geser ke Halim
-
Baru Sembuh dari Virus Corona, Perawat Ini Langsung Menangani Pasien Lain
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah