SuaraJawaTengah.id - Meskipun gagal berangkat umrah karena maraknya penyebaran Virus Corona, Sudiyati (67), Warga Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat merasa bersyukur.
"Ya saya merasa Alhamdulillah, berarti Tuhan masih sayang, masih melindungi saya. Saya kan harusnya berangkat besok pagi. Lah ini, Alhamdulillah, bukan dibatalkan tapi ditunda. Ditunda ya tidak apa-apa, saya mengucapkan terimakasih. Bersyukur belum berangkat," kata Sudiyati saat ditemui di kantor Biro Kemang Nusantara Tour and Travel, Purwokerto pada Senin (2/3/2020).
Ia menceritakan tetangganya yang harus pulang setelah tertahan di bandara. Mendengar kabar tersebut Sudiyati merasa lebih beruntung.
"Saya merasa beruntung karena keadaan. Bukan karena takut dikembalikan atau karena adanya Virus Corona ini. Saya kan bukan sendiri, tapi secara umum tidak bisa berangkat semua," ujarnya.
Untuk antisipasi penyebaran Virus Corona, Sudiyati mengaku sudah diberi sosialisasi agar tidak tertular. Namun dengan adanya keputusan penundaan tersebut membuatnya lebih lega.
"Katanya harus sering cuci tangan pakai sabun, terus kalau yang alternatif katanya harus minum temulawak, atau kamijarah supaya menjaga kesehatan," jelasnya.
Sudiyati mengaku baru kali pertama berangkat umrah dan masih menunggu info selanjutnya dari pihak biro terkait kepastian keberangkatan.
Sementara itu pihak dari Kepala Cabang biro perjalanan Umrah dan Haji Plus, Kemang Nusantara Tour and Travel, Purwokerto Muhammad Afiq Hasan, mengaku bingung dengan adanya keputusan tersebut. Karena semua uang jemaah sudah digunakan untuk memboking segala keperluan.
"Kita kalau suruh balikin uang jemaah sepertinya tidak bisa. Karena sudah booking semua dari penginapan, pesawat visa lalu cek kesehatan," terangnya.
Baca Juga: Menag Pastikan Tak Ada Biaya Tambahan Perpanjangan Visa Umrah
Menurut Afiq, biaya perjalanan umrah dipatok dengan harga Rp 29 juta per kepala. Jika diharuskan mengembalikan keseluruhan uang jamaah, pihaknya mengaku tidak mampu.
"Kita masih memunggu keputusan dari pusat. Harusnya tanggal 4 Maret ada 65 jemaah yang diberangkatkan umrah. Kita berangkat tanggal 3 Maret dari sini dan langsung terbang keesokan harinya. Tapi ada keputusan seperti ini ya saya akan mencoba terus memastikan keberangkatan jamaah."
Berita Terkait
-
Menag Pastikan Tak Ada Biaya Tambahan Perpanjangan Visa Umrah
-
Meski Belum Bisa Umrah ke Arab, Calon Jemaah di Bandung Tetap Ikut Manasik
-
Yakinkan Arab Saudi, PKS Usul Calon Jemaah Indonesia Diinkubasi 14 Hari
-
Soal Jemaah Umrah di Makkah, PKS Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi
-
Proses Kepulangan Umrah Berjalan Lancar, 2.698 Jemaah Kembali ke Tanah Air
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar
-
Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor