SuaraJawaTengah.id - Beredar video yang diduga penampakan ratusan balon udara liar diterbangkan di sekitar daerah Pekalongan, Jawa Tengah. Kejadian ini terdapat dalam unggahan akun Instagram @pekalonganinfo, Minggu (31/5/2020).
Beberapa unggahan lain juga memperlihatkan imbas balon udara liar ini. Ada balon yang terbakar di langit hingga menganggu tiang listrik.
"Pagi ini ratusan bahkan mungkin ribuan balon udara disertai petasan melayang di langit Pekalongan," tulis @pekalonganinfo.
Dalam video pertama ini, tampak dari kejauhan banyak sekali balon udara terbang di langit.
Video yang lain memperlihatkan sebuah balon udara terbakar saat masih terbang. Balon udara yang terbakar ini terpantau di daerah Sapuro Kebulen, Pekalongan Barat.
Berdasarkan informasi yang beredar, balon-balon udara ini juga mendarat di tempat yang berbahaya. Seperti di kabel dan tiang listrik.
"Ada balon udara yang jatuh ke pemukiman warga desa Kalipancur, dukuh Grugak Kecamatan Bojong. Sebagian balon juga mengenai kabel," tulis @pekalonganinfo.
Kejadian serupa, balon udara tersangkut tiang listri juga terjadi di daerah lain di Pekalongan.
"Pekalongan (31/05), terdapat sebuah balon yang tersangkut ditiang listrik di daerah Galih, Wiradesa. Sampai sekarang belum ada proses penurunan balon yang tersangkut tersebut. Dikhawatirkan akan membahayakan atau menimbulkan gangguan," tulis @pekalonganinfo.
Baca Juga: Cerita Diskusi Soal Presiden Berujung Teror Pembunuhan kepada Mahasiswa UGM
Warganet pun mengaku khawatir dengan balon udara liar yang diterbangkan tanpa memperhitungkan dampak bahayanya ini.
"Itu kalau jatuhnya di pom bensin gimana coba?" komentar @irszado.
"hayo, balon siapa ituuu, kalau ngrugiin orang lain apa bisa dibilang budaya yang bermanfaat, padahal menurut saya ketimbang cuma balon dan mercon, mending dikumpulin danannya buat bikin pesta kembang api, biar bisa buat kembang api yang bagus," komentar @estesia_frank.
"Tradisi ya tradisi, tapi jangan membahayakan dan atau merugikan pihak lain," komentar @akutito27.
Untuk diketahui, menerbangkan balon udara secara ilegal dapat dikenakan sanksi hukum. Aturan ini terdapat dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Balon Udara pada Kegiatan Budaya Masyarakat.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak TNI/Polri di beberapa wilayah untuk melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang melepaskan balon udara secara liar. Bila terbukti melanggar hukum, maka akan dilakukan penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto dalam keterangannya, Selasa (26/5/2020).
Berita Terkait
-
Viral Video Sekelompok Bocah Asyik Merokok di Depan Orang Dewasa
-
Maling Motor Kena Getok Galon, Kepergok Nyolong Langsung Diamuk Massa
-
Viral Spanduk Sekolah Ini Bikin Orangtua Mikir Dua Kali Menyekolahkan Anak
-
Viral Sopir Ojol Pasang Sekat Plastik Malah Diprotes, Publik: New Normal
-
Viral Warganet Syok, Bentuk Sajadahnya Berubah Drastis usai Dilaundry
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026
-
Kirab 1 Suro Terancam Pecah Dua, Wali Kota Solo Didesak Akhiri Dualisme Keraton
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat