SuaraJawaTengah.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020, semua partai politik masih menunggu keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belum memutuskan nama calon yang akan maju dalam kontestasi politik di Kota Bengawan tersebut.
Lantaran itu, Pilkada Solo 2020 dinilai terancam tidak seru, karena pasangan cawali-cawawali dari PDIP nyaris tak punya lawan sepadan. Sebab kemungkinan besar parpol pemilik kursi di DPRD Solo beramai-ramai akan mendukung pasangan yang bakal diusung partai berlambang banteng bermoncong putih.
Meski begitu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini masih berusaha menggalang koalisi untuk melawan kekuatan PDIP. Ketua DPD PKS Solo Abdul Ghofar Ismail menginginkan untuk segera membangun koalisi menantang PDIP di Pilkada Solo 2020.
Namun langkah tersebut terganjal sikap Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar dan Partai Gerindra yang memilih menunggu rekomendasi dari DPP PDIP. Lantaran itu pula, PKS pun jadi ikut menunggu rekomendasi itu.
“Kami inginnya membangun koalisi sedari sekarang, calonnya siapa ditentukan. Tapi masing-masing parpol kan tergantung dari DPP masing-masing. Kelihatannya mereka menunggu rekomendasi PDIP. Jadinya ya PKS juga ikut menunggu,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com-jaringan Suara.com, Kamis (18/6/2020).
Ghofar menjelaskan, langkah PKS menggalang koalisi di luar PDIP untuk menjaga proses demokrasi Pilkada Solo berjalan dengan baik. Jangan sampai pasangan cawali-cawawali dari PDIP melenggang lawan kotak kosong.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Solo Achmad Sapari mengaku, sudah mengikuti rapat bersama DPP PAN awal pekan ini. Dalam rapat tersebut, dia menyampaikan peta politik Solo menjelang pelaksanaan pilkada.
“Saya laporkan untuk Solo saat ini [rekomendasi PDIP] antara Pak Purnomo atau Gibran. Akhirnya karena Solo kelasnya sudah nasional dipersilakan untuk mendukung siapa yang mendapat rekomendasi dari PDIP,” katanya saat dihubungi Solopos.com.
Menurut Sapari, DPP PAN akan mengeluarkan rekomendasi untuk cawali-cawawali bila sudah ada rekomendasi dari DPP PDIP. Bila ada rekomendasi atau surat resmi dari DPP PAN, Sapari mengatakan pasti diikuti kader PAN Solo.
Baca Juga: Gibran Ngaku Belum Dapat Rekomendasi Megawati Buat Maju Pilkada Solo
Sementara untuk Partai Gerindra sendiri beberapa waktu silam telah menyatakan kesiapan mendukung Gibran Rakabuming sebagai Cawali Solo.
“Ketua DPD Partai Gerindra Jateng sudah berbicara dengan Pak Prabowo saat HUT ke-12 partai di Kartanegara. Dengan tanda kutip dukungan sudah diberikan. Tapi tetap menunggu rekomendasi PDIP,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno pada Februari silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan