SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo negatif Covid-19 setelah kontak langsung dengan wakilnya yang positif corona, Achmad Purnomo. Hasil ini berdasarkan hasil tes swab Sabtu-Minggu (25-26/7/2020) lalu.
Rudy mengikuti tes swab itu karena menjadi kontak erat dan dekat Wakil Wali Kota (Wawali) Achmad Purnomo yang sempat positif corona. Hal itu berdasarkan uji swab secara Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) itu disampaikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno (RSBK) Solo, Rabu (29/7/2020).
Rudy menjelaskan karena tugas-tugasnya yang banyak berhadapan dengan masyarakat, dirinya meminta hasil tes swab didahulukan.
"Saya minta didahulukan. Hasil saya negatif. Swab yang dulu, Sabtu dan Minggu, negatif semua," kata Rudy, sapaan akrabnya, lewat rekaman yang dikirim kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).
Lebih lanjut, ditanya soal upaya menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini, Wali Kota membeberkan kiatnya.
"Kalau saya tidak lawaran artinya ada niat yang tulus. Bukan lawaran kita punya kemampuan di luar itu, tidak. Kita punya prinsip dulu dan punya niat bahwa saya enggak akan menulari tapi protokol kesehatan harus diterapkan," jelas dia.
Wali Kota Solo juga memaparkan tiga kunci yang menurutnya ampuh menangkal Covid-19.
"Kuncinya ada tiga, tidak boleh stres, enggak boleh takut, dan enggak boleh marah. Kalau saya cengengesan itu untuk meningkatkan imun," ungkap dia seperti dilansir Solopos.com.
Rudy juga mengaku rutin mengonsumsi jamu herbal untuk memperkuat daya tahan tubuhnya. Di sisi lain, Wali Kota Solo juga memastikan hasil tes swab terbaru Purnomo negatif Covid-19.
Baca Juga: Sektor Perumahan Bisa Dongkrak Perokonomian di Tengah Pandemi
"Hasilnya Pak Pur [Achmad Purnomo] setelah di-swab tanggal 28 [Juli] kemarin itu saya minta untuk dipercepat. Diantar sendiri ke rumah dan hasilnya sudah keluar dan negatif,” kata dia.
Artinya, imbuh Rudy, ketika Wawali swab tanggal 17 dan 18 Juli dan keluar tanggal 23 Juli positif kemudian swab tanggal 24 Juli keluar tanggal 27 Juli negatif.
"Ini merupakan salah satu proses. Proses inkubasi mulai Pak Wawali rapid test dengan hasilnya di ambang batas lantas melakukan swab dan hasilnya positif,” bebernya
Hitungan itu tepat sesuai penelitian para ahli tentang virus Covid-19. Masa inkubasi orang tanpa gejala (OTG) atau asimtomatik itu bisa tujuh hari memenuhi persyaratan kesehatan.
"Kira-kira menurut ilmu kedokteran begitu," urainya.
Polisi Singapura Tangkap Wanita Indonesia Diduga Terkait Kasus Pembuangan Bayi
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir