SuaraJawaTengah.id - Rocky Gerung mengkritisi keyakinan bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, soal kemenangannya dalam Pilkada 2020 Desember mendatang. Bahkan dalam pidatonya, Gibran menginginkan kemenangan mutlak 80 persen.
Rocky lantas mempertanyakan atas argumen apa Gibran memiliki keyakinam dan keinginan untuk memenangi Pilkada Solo dengan perolehan suara mencapai 80 persen. Menurut Rocky, Gibran justru tidak memiliki argumen tersebut.
Karena itu, pernyataan Gibran bisa saja disimpulkan beragam oleh publik. Apalagi mengingat pencalonan Gibran yang dinilai Rocky mengandung politik prostitusi atau transaksi di mana Istana ikut campur tangan.
"Argumennya apa 80 persen? Karena enggak ada argumen maka orang anggap bahwa 80 persen itu adalah subsidi Istana. Itu yang saya maksud sebagai political prostitution," ujar Rocky dalam kanal YouTube Mardani Ali Sera, Senin (10/8/2020).
Adapun Rocky menyampaikan kritikannya terhadap Gibran saat webinar peluncuran buku milik Mardani yang berjudul Memoar Pilkada DKI 2017 Memenangkan Anies-Sandi.
Terkait hal itu, Rocky berpendapat sebaikmya Pilkada Solo ke depan dapat mencontoh pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 silam. Sebab, ia memandang Pilkada DKI waktu itu mengandung unsut etika politik.
"Jadi mestinya Solo, pemilihan wali kota Surakarta memakai memoar ini sebagai pedoman etis dalam berpolitik," ujar Rocky.
"Tapi itu enggak mungkin terjadi karena saya dengar tiba-tiba Gibran mengatakan, saya tidak ingin menang 60 persen, saya juga tidak ingin menang 70 persen. Wah itu retorika yang bagus, di ujungnya dia bilang, saya ingin menang 80 persen, lalu selesai itu," tandas Rocky.
Baca Juga: Para Penantang Gibran: Cucu Raja Solo, Penjahit, hingga Pak RW
Berita Terkait
-
Para Penantang Gibran: Cucu Raja Solo, Penjahit, hingga Pak RW
-
Gibran Maju Pilkada Solo, Refly Harun: Jangan Sampai Ada Calon Boneka
-
Alasan Astrid, Eks Karyawan BUMN Lawan Gibran: untuk Jaga Kehormatan Jokowi
-
TOK! PSI Resmi Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020
-
Muncul Lagi Penantang Gibran, Kali Ini Perempuan Cantik, Eks Karyawan BUMN
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen
-
BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan
-
Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan
-
Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja
-
Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol