SuaraJawaTengah.id - Seorang janda di Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, AD (39), harus menyesal karena tertipu lelaki pujaannya. Kekasihnya, seorang duda, MA (37) warga Desa/Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal diduga menipu korban, AD (39) wanita yang dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook pada bulan Juli 2020.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkap modus tersangka hingga berhasil mengelabuhi korban.
Untuk memuluskan aksi jahatnya, kata dia, tersangka pura-pura datang melamar korban di rumahnya, Kecamatan Kawunganten Cilacap pada Jumat (28/8). Tersangka bahkan sempat meminta restu kepada orang tua korban.
"Saat itu, disaksikan keluarga korban dan para tetangga korban," jelas AKBP Rudy, Minggu (13/9).
Saat lamaran, orang tua korban tak berprasangka buruk. Bahkan, orang tua korban mengizinkan tersangka membawa anak perempuannya untuk dikenalkan ke orang tua tersangka, yang dalam pengakuannya tinggal di Kabupaten Purworejo.
Saat prosesi lamaran, sebenarnya sudah ada kejanggalan. Keluarga korban sempat mengecek KTP tersangka yang beralamat di Kabupaten Tegal.
Namun karena kepiawaiannya meyakinkan keluarga korban, kecurigaan itu bisa ditepis tersangka. Tersangka pun akhirnya berhasil mengantongi restu orang tua korban.
Pada tanggal 29 Agustus 2020, tersangka lantas mengajak korban ke Purworejo.
Di tengah perjalanan, tersangka mengajak kekasihnya mampir di Losmen di Kawasan Gombong Kabupaten Kebumen. Di situ, ia sempat menyetubuhi korban sebanyak 4 kali.
Baca Juga: Coba Perkosa Janda di Mataram, Pria 22 Tahun Ini Diciduk Polisi
Tak cukup sampai di situ. Handphone android milik korban pun diembat tersangka.
Aksi itu diketahui korban sebenarnya. Namun karena rasa cintanya, korban tidak mempunyai pemikiran buruk kepada calon suaminya itu.
Korban membiarkan handphone nya dimasukkan ke tas tersangka saat meninggalkan Losmen pada Minggu, 30 Agustus 2020 lalu.
Sesampainya di SPBU Tersobo Kecamatan Prembun, sekitar pukul 20.00 Wib, tersangka meminjam uang kepada korban. Dalihnya, uang itu untuk membeli oleh-oleh ke Purworejo.
Oleh korban, tersangka diberi uang Rp 500. Tersangka lalu pamitan membeli oleh-oleh. Adapun korban masuk ke kamar mandi untuk dandan dan ganti baju.
"Dalam benak korban, mau ketemu calon mertua harus terlihat rapi dan cantik," kata AKBP Rudy.
Berita Terkait
-
6 Kedai Bakmi yang Hits dan Viral: Ada Bakmi Janda Hingga Bakmi Jawa
-
Alamak! Janda 2 Anak Laporkan Oknum Pejabat Pemprov Sumut ke Polisi
-
Gagal Perkosa Janda, Buruh Ini Kabur Tinggalkan Celananya di Kamar Korban
-
Dengar Anak Nangis, Buruh Ini Panik dan Tinggalkan Celana di Rumah Janda
-
Gagal Perkosa Janda Karena Tangisan Anak, Kabur Ketinggalan Celana
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight