SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 107 desa di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Sehingga daerah tersebut saat ini mengalami krisis air bersih.
Pelaksana Harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, masyarakat membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga
"Sebanyak 107 desa tersebut tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Grobogan," katanya di Grobogan, Senin (5/10/2020)
BPBD Grobogan sendiri, lanjut dia, sudah membantu warga yang kesulitan air bersih dengan memberikan bantuan air.
Droping air bersih yang dilakukan, katanya, dalam sehari bisa mencapai 18 tangki dengan kapasitas masing-masing tangki mencapai 5.000 liter.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang tersebar di 107 desa di Kabupaten Grobogan tersebut, BPBD Kudus juga menjalin kerja sama dengan PDAM Grobogan yang setiap harinya bisa melakukan droping air bersih antara 6-7 tangki.
Bantuan droping air bersih juga datang dari sejumlah perusahaan dan lembaga di Kabupaten Grobogan, seperti dari Podo Moro, PMI, serta bantuan dari Kementerian PUPR.
Ia mengungkapkan jumlah desa yang terdampak kekeringan tahun ini memang tidak sebanyak tahun sebelumnya yang menyebar hingga di 18 kecamatan.
"Kami prediksi jumlah desa yang terdampak kekeringan tidak akan bertambah, mengingat kini sudah mulai turun hujan," ujarnya.
Baca Juga: Daerah Lain Mulai Hujan dan Banjir, Warga Kabupaten Grobogan Butuh Air
Antara
Tag
Berita Terkait
-
Api Abadi Mrapen Padam, Diduga Karena Pasokan Gas Metana Habis
-
6 Fakta Api Abadi Mrapen yang Pertama Kalinya Padam Total
-
Api Abadi Mrapen di Grobogan Padam
-
Ratusan Wanita di India Membelah Bukit untuk Membuat Saluran Air ke Desanya
-
Kekeringan Parah Landa 40 Desa di Ngawi, Warga Alami Krisis Air Bersih
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop