SuaraJawaTengah.id - Klaster keluarga paling mudah terjadinya penularan Covid-19. Butuh kesadaran untuk mencegah terjadinya klaster tersebut.
Sebagai upaya pencegahan munculnya klaster keluarga, sejumlah kebiasaan baru perlu dilakukan di rumah.
Penanggung jawab/Koordinator Tim Kesehatan Badan Pengembangan SDM Daerah Jateng, dr Liza Suryani Dewi mengatakan, membersihkan diri dengan cara mandi usai berkegiatan di luar sebelum berkumpul dengan anggota keluarga di rumah merupakan hal yang harus dilakukan.
"Sebelum masuk rumah, sebaiknya mencuci tangan dahulu di luar. Setelah itu bisa langsung ke kamar mandi untuk mandi membersihkan diri. Tak hanya bilas saja, tapi harus mandi menggunakan sabun dan keramas," ujarnya, dilansir dari Ayosemarang.com.
Dr Liza menambahkan, untuk pakaian yang telah digunakan beraktivitas dari luar harus dipisahkan dengan pakaian lainnya yang belum digunakan untuk kemudian bisa dicuci.
"Jadi hal tersebut memang harus dibiasakan. Meski awalnya sulit. Tapi lama-lama akan terbiasa. Ini sebagai upaya kita melindungi anggota keluarga kita di rumah," katanya.
Selain itu, diperlukan pula kerja sama dari anggota keluarga lainnya untuk saling mengingatkan kepada anggota keluarga lainnya untuk menjaga kebersihan usai beraktivitas di luar rumah.
Selain itu berkumpul dengan anggota keluarga sekarang ini juga harus diperhatikan. Karena di dalam keluarga itu ada kedekatan seperti saling peluk, dan lainnya.
"Jadi jika ada anggota keluarga yang kurang sehat, sebaiknya tidak harus ikut berkumpul dulu dengan menjaga jarak dahulu," ucapnya.
Baca Juga: Bukan Keluarga, Ini Klaster Terbanyak Penyumbang Kasus Covid-19 di Bekasi
Berita Terkait
-
Minggu ke-2 Ngantor di Depok, RK: Klaster Keluarga Lagi Tinggi-tingginya
-
Lagi, Muncul Klaster Ponpes di Cilacap, 26 Santri Positif Covid-19
-
Klaster Keluarga Jadi Penyebab Kota Bogor Zona Merah Virus Corona
-
Waduh! Muncul Klaster Covid-19 di Hotel Kota Tegal
-
Duh! Klaster Covid-19 Ponpes Juga Terjadi di Kota Semarang
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City