SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sering memanfaatkan media sosial untuk bisa berkomunikasi langsung dengan rakyatnya. Dari kondisi infrastrukur yang rusak, pendidikan, kesehatan, hingga masalah pribadi disampaikan oleh masyarakat Jawa Tengah.
Menurut Ganjar, jurnalisme warga melalui berbagai media sosial menjadi kontrol bagi pemerintah terkait dengan kinerja.
"Sebenarnya dengan adanya citizen jurnalism itu positif untuk kontrol pemerintah. Mereka bisa share jalan rusak, pungutan liar di sekolah dan rumah sakit misalnya. Nah, ini bisa ditindaklanjuti untuk memperbaiki kondisi," katanya di Semarang, Selasa, (13/10/2020).
Kendati demikian, Ganjar menilai perlu dilakukan eliminasi terhadap akun-akun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan guna mengantisipasi penyebaran hoaks.
Ia mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan inovasi keterbukaan informasi, tidak sekadar mempermudah hak informasi masyarakat.
"Bukan hanya mempermudah, inovasi juga dilakukan lebih komunikatif dan responsif," ujarnya.
Menurutnya, informasi dan hak informasi sekarang tidak mampu lagi dibendung sebab perkembangan teknologi membuat kemudahan bagi masyarakat untuk menyebarluaskan informasi atau disebut jurnalisme warga.
"Kita sering berdebat dan berdiskusi panjang tentang informasi yang layak dan tidak layak di-share tapi teknologi informasi tidak bisa dibendung. Jadi ponsel bisa menjadi berkah, bisa juga menjadi musibah," katanya.
Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan, ada kasus pelanggaran penerapan protokol kesehatan yang dilakukan oleh pejabat yang diketahui melalui jurnalisme warga.
"Ada pejabat yang menyelenggarakan dangdutan. Terus ada yang mengaku tidak hadir, tapi di video ada. Inilah fungsi citizen jurnalism sebagai kontrol bagi pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: Aksi Damai Serikat Pekerja di Semarang Tolak Omnibus Law
Antara
Berita Terkait
-
Ganjar Buat Sekolah Virtual, Siswanya Anak Miskin yang Putus Sekolah
-
Viral Video Bupati Blora Berjoget Ria, Ganjar: Jadilah Contoh yang Baik
-
Ganjar Tegur Bupati Blora Joget Tak Pakai Masker, Wabup: Saya Lagi Cuti
-
Viral Bupati Blora Joget di Hajatan Tanpa Masker, Langsung Ditegur Ganjar
-
Di Tengah Demo, Ganjar Ajak Buruh Nyanyi Dangdut
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka