SuaraJawaTengah.id - Sempat menjadi klaster penyebaran Covid-19, Warung Makan Kepala Mayung Bu Fat sudah buka kembali. Pengelola disipilin dalam menerapkan protokol kesehatan.
Warung makan khas Kota Semarang itu baru buka Kembali sekitar dua minggu lebih sejak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
Dilansir dari Ayosemarang.com, pengelola Warung Makan Kepala Mayung Bu Fat, Teguh Sutrisno menerangkan, para penggemar kepala mayung Bu Fat tidak khawatir. Sebab, dengan penerapan 3M yakni wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dan menjaga jarak.
Pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat mulai cek suhu tubuh, cuci tangan dan pakai masker.
“Penerapan protokol kesehatan kita didampingi dari Puskesmas Krobokan, serta masukan dari Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Semarang Barat. Kita beri tahu kepada masyarakat Warung Makan Kepala Mayung Bu Fat sudah buka lagi mulai, Selasa (22/9/2020),” katanya, Kamis (15/10/2020).
“Kapasitas ruang juga sudah kita kurangi 50 perssen untuk pengunjung dan penerapan jaga jarak. Pengunjung mau masuk kita cek suhu, cuci tangan. Kita juga sediakan masker, kalau ga mau pake masker ya tidak usah masuk,” sambungnya.
Dia mengaku dampak pemberitaan klaster Covid-19 di rumah makan itu cukup besar. Pihaknya ingin mengembalikan nama warung makan khas Kota Semarang yang legendaris itu dengan acara tasyukuran tersebut.
Ia menambahkan dampak pandemi membuat penjualannya turun sampai 75 persen di awal merebaknya Covid-19. Padahal waktu itu dia mempekerjakan 30 orang.
Baca Juga: BPCB Kembali Eskavasi Situs Mantingan, Diduga Menjadi Terbesar di Jateng
Berita Terkait
-
Memaki DPR, Ternyata Running Text SMK Muhammadiyah Salaman Diretas
-
Wah, Orang Kaya Tak Boleh Masuk Kelompok Ini, Inilah Sarekat Kere Semarang
-
Tamu Pernikahan Tembus 250 Orang, Wanita Ini Jadi Bahan Nyinyiran
-
PB IDI Ingatkan Kembali Pentingnya Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid-19
-
Efek Fenomena La Nina, Ribua Nelayan di Jateng Tak Bisa Cari Ikan
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda